Panen Jagung Pakan Ternak Sukses di Koto Tangah, Pemko Padang Pulihkan Lahan Pascabencana

Penulis -

Kamis, 25 Juni 2026 - 21:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang – Pemerintah Kota Padang melalui Dinas Pertanian terus memulihkan sektor pertanian pascabencana hidrometeorologi. Salah satu upayanya adalah program alih komoditi dengan sukses memanen jagung pakan ternak di Kelurahan Koto Panjang Ikur Koto (KPIK), Kecamatan Koto Tangah, Kamis (25/6/2026).

Kelompok Tani Surau Gadang berhasil memanen jagung varietas Pioneer 32 di lahan seluas 8 hektare. Program ini menjadi solusi darurat setelah banjir besar November 2025 merusak irigasi sawah.

Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian Kota Padang Gusnita Sukmawati menyampaikan bahwa program alih komoditi ini mencakup total lahan 132,2 hektare di 6 kecamatan dan 16 kelurahan, dengan menyasar 45 kelompok tani.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

“Program alih komoditi ini mencakup total luas lahan 132,2 hektar yang tersebar di 6 kecamatan dan 16 kelurahan, dengan menyasar 45 kelompok tani penerima manfaat,” ujar Gusnita Sukmawati.

Total anggaran yang dikucurkan Pemko Padang mencapai Rp800 juta pada Desember 2025 dan Rp1,7 miliar pada 2026. Bantuan berupa benih dan pupuk bermutu tinggi diberikan untuk mendukung petani.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Sekretaris Dinas Pertanian Kota Padang Ansoriudin memberikan apresiasi atas kerja keras petani. Ia menegaskan bahwa padi tetap menjadi prioritas utama begitu irigasi pulih.

“Intervensi benih Pioneer 32 dan pupuk NPK Mutiara dari Pemko Padang ini adalah solusi darurat pascabencana agar lahan tidak telantar. Jika air irigasi sudah kembali mengalir, kami meminta petani kembali menanam padi demi konsumsi pangan masyarakat kita,” kata Ansoriudin.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Ansoriudin juga menawarkan solusi bagi petani yang ingin melanjutkan budidaya jagung dengan memanfaatkan lahan tidur milik aset Pemko Padang.

Panen jagung ini didukung offtaker langsung dari Ketua Petani Penggerak Irman, sehingga petani mendapatkan harga jual yang lebih adil tanpa tengkulak. Acara turut dihadiri perwakilan BPMP Sumbar, BPS Kota Padang, camat, lurah, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan penyuluh pertanian.
Melalui program ini, Pemko Padang berharap dapat memulihkan ekonomi petani sekaligus menjaga ketahanan pangan daerah pascabencana.

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB