Pandemi Covid-19, Semangat Berkurban Masyarakat Nagari Maninjau Masih Tinggi

Penulis -

Jumat, 31 Juli 2020 - 14:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanjung Raya, Prokabar — Musibah Pandemi Covid-19 yang melanda seluruh dunia, sempat berdampak buruk pada tatanan kehidupan umat manusia. Bahkan sempat membuat kondisi sosial, budaya, pendidikan dan ekonomi tergoncangan karenanya.

Meski demikian, hal itu tidak terlalu membuat semangat keimanan dan ketaqwaan umat muslim mundur dan lemah. Seperti yang berlangsung di Nagari Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam.

Khusus pada Jemaah Masjid Ummi Qurra, di Jorong Bancah, Nagari Maninjau. Tahun lalu, jumlah hewan qurban hanya 11 ekor sapi. Di 2020 ini, malah bertambah satu ekor menjadi 12 ekor sapi.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Z. Dt. Putiah, Tokoh Masyarakat Maninjau menjelaskan semangat keimanan dan ketaqwaan Umat Muslim, baik di perantauan maupun di kampung halaman masih sangat kuat. Terutama menyambut Idul Adha 1441 Hijriah atau 2020 Masehi ini.

“Meski kita sedang mengalami masa pandemi Covid-19, tidak membuat redup jemaah kita untuk pudar berkurban. Malah tingkat keimanan dan ketaqwaannya semakin tinggi,” terang Z. Dt. Putiah.

Ia melanjutkan musibah kesehatan ini diyakini adalah kuasa ALLAH SWT. “Segala yang kita alami dan terjadi ini, karena seizin-NYA. Dan harta benda yang dimiliki adalah milik ALLAH. Oleh sebab itu, penting tetap teguh bertawakal dan menjalanakan segala perintah Allah dan menjauhi larangan-NYA,” tuturnya.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Hakikat berkurban itu adalah bagaimana menyemblih sifat kehewanan dari dalam diri seorang insan manusia. Dengan berkurban, umat muslimin dapat lebih manusiawi dan meningkatkan ikatan sosial pada sesama. Menyerahkan sedikit harta untuk membeli seekor sapi, kemudian sebagain besar dagingnya diberikan kepada orang lain.

Baca Juga :  Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

“Tahun ini malah terjadi peningkatan jumlah hewan kurban. Di Masjid Ummi Qurra umumnya di Jorong Bancah, tahun lalu 11 ekor sapi, di 2020 ini naik menjadi 12 ekor sapi. Di Masjid Raya Maninjau Jorong Kubu Baru berjumlah 13 ekor sapi, Mushalla Air Baru Pasa Maninjau berjumlah 16 ekor sapi, Jorong Kukuban 10 ekor sapi ditambah Panji Kubung Gadang berjumlah dua ekor sapi,” pungkasnya. (rud)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB