Pandemi Corona, Tumbuh Kembang Anak Dipantau Ketat Dinkes Pasaman

Penulis -

Selasa, 18 Agustus 2020 - 23:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasaman, Prokabar — Masalah gizi agaknya terus menerus menjadi momok menakutkan bila masyarakat lengah. Masalah gizi merupakan masalah yang harus diurai secara terpadu dengan berbagai sektor. Bukan hanya dengan pendekatan medis, masalah gizi berkaitan erat dengan masalah ekonomi serta pengetahuan masyarakat.

Hal ini ditegaskan Kepala Dinas Kesehatan Pasaman, Rahardian Suryanta Lubis, Selasa (18/8). Diakuinya, masalah gizi ini cukup memprihatinkan di beberapa kecamatan. Seperti di Kecamatan Tigo Nagari yang merupakan lokus stunting.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

“Kami khawatir tingkat tinggi saat pandemi ini, Balita menjadi salah satu sasaran yang rentan akan penyebaran virus corona. Apalagi Balita bergizi buruk,” kara Rahardian.

Diakuinya, saat ini pihak dinas melalui Puskesmas selalu memantau perkembangan kesehatan masyarakat, terutama Balita di Tigo Nagari. Ditambah, bulan Agustus merupakan bulan penimbangan Balita dimana dilaksanakan pemantauan pertumbuhan balita dan pemberian kapsul vitamin A serta pemberian obat cacing di seluruh Posyandu wilayah kerja Puskesmas Ladang Panjang.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

“Ada 38 Posyandu di wilayak Puskesmas Ladang Panjang. Seluruhnya melaksanakan penimbangan anak dan pemberian vitamin. Kegiatan tersebut dilaksanakan dengan memperhatikan protokol kesehatan dan adaptasi kebiasaan baru,” kata Rahardian.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Usai penimbangan dan pemberian vitamin, semua data anak dicatat dan dientry hasil pengukuran ke Aplikasi Elektronik Pencatatan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (E-PPGBM).

“Ini berguna untuk melihat tumbuh kembang anak dan evaluasi untuk kegiatan selanjutnya,” pungkas Rahardian. (Ola)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB