Trending | News | Daerah | Covid-19

Daerah

Pandemi Corona, Tumbuh Kembang Anak Dipantau Ketat Dinkes Pasaman

Dibaca : 295

Pasaman, Prokabar — Masalah gizi agaknya terus menerus menjadi momok menakutkan bila masyarakat lengah. Masalah gizi merupakan masalah yang harus diurai secara terpadu dengan berbagai sektor. Bukan hanya dengan pendekatan medis, masalah gizi berkaitan erat dengan masalah ekonomi serta pengetahuan masyarakat.

Hal ini ditegaskan Kepala Dinas Kesehatan Pasaman, Rahardian Suryanta Lubis, Selasa (18/8). Diakuinya, masalah gizi ini cukup memprihatinkan di beberapa kecamatan. Seperti di Kecamatan Tigo Nagari yang merupakan lokus stunting.

“Kami khawatir tingkat tinggi saat pandemi ini, Balita menjadi salah satu sasaran yang rentan akan penyebaran virus corona. Apalagi Balita bergizi buruk,” kara Rahardian.

Diakuinya, saat ini pihak dinas melalui Puskesmas selalu memantau perkembangan kesehatan masyarakat, terutama Balita di Tigo Nagari. Ditambah, bulan Agustus merupakan bulan penimbangan Balita dimana dilaksanakan pemantauan pertumbuhan balita dan pemberian kapsul vitamin A serta pemberian obat cacing di seluruh Posyandu wilayah kerja Puskesmas Ladang Panjang.

“Ada 38 Posyandu di wilayak Puskesmas Ladang Panjang. Seluruhnya melaksanakan penimbangan anak dan pemberian vitamin. Kegiatan tersebut dilaksanakan dengan memperhatikan protokol kesehatan dan adaptasi kebiasaan baru,” kata Rahardian.

Usai penimbangan dan pemberian vitamin, semua data anak dicatat dan dientry hasil pengukuran ke Aplikasi Elektronik Pencatatan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (E-PPGBM).

“Ini berguna untuk melihat tumbuh kembang anak dan evaluasi untuk kegiatan selanjutnya,” pungkas Rahardian. (Ola)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top