Panas Membara di Padang, Kata BMKG, Ini Penyebabnya

Penulis -

Selasa, 7 Januari 2020 - 14:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar – Suhu udara di Padang dalam sepekan terakhir terasa sangat panas. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Minangkabau memperkirakan suhu udara di beberapa wilayah di Sumatera Barat akan terus meningkat hingga tiga hari ke depan.

Kepala Seksi Observasi dan Informasi BMKG Minangkabau Yudha Nugraha saat mengatakan kondisi cuaca di Sumbar sebetulnya normal namun suhu udara memang lebih tinggi dari sebelumnya yakni mencapai 35 derajat celsius.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

“Kemudian tingkat kelembaban udara pada siang hari juga meningkat yakni mencapai 75 sampai 97 persen,” kata dia.

Ia juga mengatakan pola angin saling berkaitan antara daerah yang satu dengan daerah lainnya.

Ia menyebutkan arah angin berasal dari Tenggara hingga Barat Daya dengan kecepatan 04 sampai 20 kilometer per jam.

“Kita lihat adanya pola angin tekanan udara rendah dari daerah Jawa,” kata dia.

Sehingga tekanan udara yang rendah menarik masa udara basah di beberapa daerah sekitarnya seperti di beberapa wilayah di Sumbar.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

“Hal itulah yang menyebabkan beberapa wilayah di Sumbar menjadi panas, khususnya di Padang karena di daerah Sumbar tidak terdapat pertumbuhan awan,” kata dia menerangkan.

Sehingga panas yang dirasakan lebih terik dari hari biasanya, imbuhnya.

Ia memperkirakan peningkatan suhu di wilayah Sumbar tersebut akan terjadi hingga tiga hari ke depan.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Kecenderungan hujan hanya berupa hujan lokal dengan durasi waktu yang singkat yakni sekitar dua jam hanya terjadi pada sore hari di beberapa wilayah di Sumbar seperti di Bukittinggi, Padang Panjang, dan Solok Selatan.

Salah seorang warga Padang Ardi Putra (24) mengatakan suhu panas yang dirasakan sudah berlangsung sejak tiga hari yang lalu.

“Saya berharap tidak terjadi apa-apa, karena panasnya sangat berbeda,” kata dia.(*/mbb)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB