Pakar Hukum Kesehatan Firdaus Dezo Beri Penguatan HAM bagi ASN di Pesisir Selatan

Penulis -

Minggu, 15 Maret 2026 - 21:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesisir Selatan, Prokabar – Upaya mewujudkan pelayanan kesehatan yang adil dan manusiawi terus diperkuat oleh Kementrian HAM Perwakilan Sumbar, untuk Dinas Kesehatan Kabupaten Pesisir Selatan.

Salah satu langkah konkret dilakukan melalui kegiatan penguatan kapasitas Ham Azazi Manusia (HAM) bagi Apartur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Dinas Kesehatan, dengan menghadirkan pakar hukum kesehatan, Dr. Firdaus Diezo, sebagai narasumber utama.

Kegiatan yang diikuti oleh para ASN dan tenaga kesehatan tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman aparatur dalam memberikan pelayanan kesehatan yang tamah HAM, profesinal, dan bebas dari diskriminasi terhadap seluruh lapisan masyarakat.

Dalam pemaparannya, Dr. Firdaus Diezo menegaskan, bahwa pelayanan kesehatan merupakan bagian dari hak dasar manusia yang dijamin oleh konstitusi negara. Karena itu, setiap tenaga kesehatan dan aparatur pemerintah memiliki tanggung jawab untuk memastikan tidak ada warga yang diperlakukan berbeda saat mengakses layanan kesehatan.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

“Hak atas kesehatan adalah hal fundamental setiap warga negara. Negara melalui pemerintah daerah harus memastikan pelayanan kesehatan diberikan secara adil, tanla diskriminasi berdasarkan status sosial, ekonomi, agama, gender, maupun latar belakang lainnya,” ujar Diezo dalam sesi paparannya Senin (9/3/2026).

Ia juga menjelaskan, prinsip pelayanan kesehatan berbasis HAM tidak hanya soal ketersediaan fasilitas, tetapi juga menyangkut sikap, etika, dan perlakuan petugas kesehatan terhadap pasien.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Menurutnya, masih ditemukan berbagai kasus di sejumlah daerah di Indonesia yang menunjukkan adanya perlakuan tidak setara dalam pelayanan kesehatan, seperti diskriminasi terhadap pasien miskin, kelompok rentan, hingga penyandang disabilitas.

“ASN dan tenaga kesehatan harus memahami bahwa pelayanan kesehatan yang berperspektif HAM menuntut adanya akses yang setara perlakuan yang manusiawi, serta perlindungan terhadap martabat pasien,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Kepala Dinas Kesahatan Kabupaten Pesisir Selatan, Agustina Rahmadani, menilai kegiatan penguatan kapasitas ini sangat penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di sektor kesehatan. Dengan pemahaman HAM yang kuat, diharapkan seluruh tenaga kesehatan mampu memberikan pelayanan yang lebih inklusif dan berkeadilan.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mendukung program pelayanan kesehatan yang tidak hanya berorientasi pada aspek medis, tetapi juga menghormati nilai-nilai kemanusiaan dan hak asasi manusia.

“Melalui kegiatan ini kami ingin memastikan bahwa setiap ASN di sektor kesehatan memahami prinsip pelayanan kesehatan yang ramah HAM, sehingga masyarakat mendapatkan pelayanan yang layak, adil, dan bermartabat,’ ungkapnya.

Selain sesi pemaparan materi, kegiatan ini juga diisi dengan diskusi interaktif yang membahas berbagai persoalan yang sering dihadapi tenaga kesehatan di lapangan, termasuk tantangan dalam memberikan pelayanan kepada kelompok rentan. (min)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB