Trending | News | Daerah | Covid-19

Daerah

Padang Pariaman memiliki DPT 282.851 orang untuk Pemilu 2019

Dibaca : 1.8K

Parit Malintang, Prokabar – Komisi Pemilihan Umum Daerah Kabupaten Padang Pariaman menetapkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk Pemilu 2019 sebanyak 282.851 orang. Pengumuman tersebut dibeberkan beberapa waktu lalu di Hall Ibukota Kabupaten (IKK) Padang Pariaman.

Wakil Bupati Padang Pariaman, Suhatri Bur mengapresiasi kinerja KPUD Padang Pariaman yang dipemimpin Zulnaidi tersebut.
Dengan menggunakan Sidalih, diharapkan tidak ada lagi masyarakat yang tidak tercatat dalam DPT Pemilu 2019.

Suhatri Bur mengatakan bahwa kinerja KPUD ini tidak terlepas dari bantuan semua pihak termasuk Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil yang ikut aktif membantu upaya KPUD melaksanakan pencocokan dan penelitian (coklit) dalam pendaftaran pemilih (tarlih).

“Kami sudah instruksikan Dinas Dukcapil membantu KPU untuk melakukan pencoklitan dalam pantarlih, sehingga KPUD dapat bekerja lebih akurat dan cepat. Dengan KTP Elektronik, Insya Allah tidak ada lagi KTP ganda sehingga tidak ada lagi warga yang tidak bisa memilih,” kata Wakil Bupati Padang Pariaman.

Ia melanjutkan dimulai dari KPU menerima DP4 tanggal 17 April 2018, dilakukan pencoklitan, selanjutnya penetapan DPS, DPS HP, DPT, dan final sudah pendataan tersebut.

Mantan Ketua KPUD Padang Pariaman juga menjelaskan suksesnya Pemilu berawal dari DPT yang valid dan akurat.

“Apa yg telah dilakukan KPU hari ini harus ditingkatkan setidaknya dipertahankan. Kita senang dan bangga, tidak ada riak yang berarti di Padang Pariaman seperti daerah yg lain. Antara KPU, Bawaslu dan Peserta Parpol saling berkoordinasi dan berkomunikasi dengan baik,” terangnya.

Ketua KPUD Padang Pariaman, Zulnaidi mengatakan saat tersebut adalah momen penting terkait Pemilu 2019. “Lebih kurang 4 bulan 4 hari sejak 17 April 2018 coklit dimulai. Kita mengalami berbagai dinamika dalam melaksanakan coklit, DPS, DPT. Proses panjang itu membutuhkan energi, dukungan semua pihak, butuh tenaga, biaya dan waktu,” ungkapnya.

Zulnaidi juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang sangat membantu usaha mendata pemilih tersebut. Sehingga bisa ditetapkan lebih cepat satu hari dari batas waktu yang disediakan. Hal ini tidak terlepas dari bantaun Bupati Padang Pariaman melalui Dinas Dukcapilnya,” katanya.

“Komitmen kami, kita menginginkan data pemilih adalah data yang valid dan akurat. Untuk itu kami turun langsung ke lokasi untuk memastikan coklit itu melakukan pantarlih. Tidak ada lagi coklit berdasarkan di atas kertas,” tegasnya.

Zulnaidi juga apresiasi kepada partai politik yang juga ikut aktif memantau pantarlih. Dia sangat apresiasi karena merasa bahwa pemilu ini adalah pemilu milik bersama bukan hanya milik KPUD saja.

Dari laporan Ketua PPK seluruh kecamatan jumlah DPT Kabupaten Padang Pariaman 282.851 pemilih, Ada kenaikan sekitar 50 ribu dari pemilu 2014. “Pemilu 2019 akan memilih Presiden dan Wakil Presiden RI, anggota DPR RI, anggota DPD RI, angoota DPRD Provinsi dan anggota DPRD Kabupaten/Kota,” tutup Ketua KPUD Padang Pariaman tersebut. (rud)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top