Padang Panjang Miliki Rumah Isolasi dengan Kearifan Lokal

Penulis -

Jumat, 25 Juni 2021 - 23:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang Panjang, Prokabar — Di saat daerah lain sibuk menangani lonjakan Covid-19, Padang Panjang justru memiliki langkah jitu mendirikan Rumah Isolasi dengan kearifan lokal.

Upaya Masyarakat Kota Serambi Mekkah itu dipuji Kepala Laboratorium Diagnostik dan Riset Terpadu Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas (Unand) Dr. dr. Andani Eka Putra, M.Sc, yang menjabat sebagai staf ahli di Kementerian Kesehatan dalam penanganan Covid-19.

Ada sekitar 5 rumah yang dijadikan tempat Isolasi memulihkan kondisi kesehatan warga kaum yang terkonfirmasi Covid-19 yaitu di Kanagarian Gunung, Kelurahan Gantiang Kecamatan Padang Panjang Timur.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Diantaranya Rumah Isolasi Kaum M. Datuak Lelo Angso Suku Sikumbang Tigo Niniak Kelurahan Gantiang Nagari Gunuang Kecamatan Padang Panjang Timur, Kaum D. Datuak Banso Rajo Suku Pisang dan Kaum D. Datuak Simarajo Suku Pisang.

Didampingi Wali Kota H. Fadly Amran, BBA Datuak Paduko Malano, Jumat, (25/6), Andani mengatakan, Rumah Isolasi Nagari berbasis kaum yang didukung oleh Wali Kota ini sangat menarik.

“Jadi ada pemberdayaan kaum bila ada anak kemenakan yang positif ada tempat isolasinya. Kekerabatan kaum di Sumbar sangat kuat sehingga harapannya ini menjadi hal yang baru dan bagus, karena para datuk atau pemuka adat akan menjadi sangat perhatian untuk masalah itu,” ujarnya.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Andani berharap Rumah Isolasi berbasis kaum itu bisa dimaksimalkan pemanfaatanya.

“Jangan sekadar ada tapi tidak digunakan. Ini mencegah kita jangan terlalu banyak isolasi mandiri di rumah-rumah. Filosofi yang paling penting menanamkan kepada masyarakat bahwa covid itu ada dan diselasaikan secara gotong royong,” tuturnya.

Sebelumnya, bakda Shalat Jumat, di Masjid Nurul Huda, Kelurahan Gantiang dr Andani menyempatkan diri memberikan pencerahan pentingnya protokol kesehatan.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Andani mengingatkan masyarakat agar jangan sampai terjadi ledakan kedua pandemi Covid-19 karena saat ini masyarakat yang terpapar Covid -19 di Sumbar sudah mencapai lebih 300 orang per hari nya.

“Angka Positif kita telah 19 persen artinya dalam 100 orang terdapat 19 orang yang terpapar Covid-19,” ungkapnya.

Dikatakannya lagi, Pandemi Covid-19 bisa berakhir bila masyarakat sadar dan paham pentingnya protokol kesehatan.

“Masker adalah salah satu upaya mengendalikan Covid-19,” katanya. (*)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB