Padang – Bukittinggi, Mantap Lewat Malalak

Penulis -

Senin, 15 Maret 2021 - 08:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar – Jalur darat Padang-Bukittingi pada pada hari cerah begini, pilihlah lewat Malalak. Lekas dan tak macet serta mantap.

Jalur tua via Sicincin-Padang Panjang – Bukittinggi memang keren tapi laju kendaraan sering terhambat. Pembangunan jembatan di Kayutanam memicu kemacetan akut.

Pada Minggu (14/3) misalnya. Kendaraan beringsut, menembus jalan yang padat. Sedang via Malalak, mobil berpacu di jalan yang sepi.

Pada Senin (15/3) pagi ini si Kayutanam memang lancar. Walau begitu lewat di sini selalu memicu was-was.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Cuma saja jalur Malalak rawan longsor. Laju kendaraan bisa tak bergerak dibuatnya. Itu bisa terjadi kala hujan turun.

Jika malam hindari Malalak, sebab gelap. Tak ada nyala lampu kecuali di Nagari Malalak saja.

Padang – Bukittinggi via Padang Panjang 92 Km ditempuh 2,5 jam dan rata-rata 3 jam. Bisa macet akut di Koto Baru dan Padang Lua pada hari-hari tertentu akibat aktivitas pasar tumpah.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Jika macet maka Bukittinggi terasa lebih jauh. Belum lagi kendaraan tersendat di Lembah Anai.

Sedang via Malalak 104 Km ditempuh 2 sampai 2, 5 jam. Jauh namun lancar jaya.

Jalan ke Bukittinggi via Lembah Anai merupakan jalur tua. Jalan pedati ini, diperlebar di zaman Belanda.

Yang paling susah lewat kelok-kelok di Lembah Anai, begitu dulu. Sekaranf jauh lebih mantap.

Jalur Malalak dikerjakan di zaman Gubernur Gamawan Fauzi pada tahun 2000. Waktu itu dirasa perlu jalan alternatif ke Bukittinggi.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Jika Anda dari Padang memilih jalur Malalak maka di Sicincin belok kiri. Kalau jalur Lembah Anai, melaju lurus saja.

Belok kiri masuk kawasan Padang Pariaman terus ke Malalak dan sampai di Balingka. Belok saja ke kanan Anda akan diantar oleh lebuh beraspal ke Bukittinggi.

Padang dan Bukittinggi duo kota utama di Sumbar. Yang disebut terakhir selalu ramai di akhir pekan. (nrs)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB