Padang Akan Tekan Angka Stunting Hingga Nol

Penulis -

Jumat, 2 April 2021 - 00:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang terpantik. Kadiskes Feri Mulyani bertekad mengatasi stunting dalam waktu dekat ini

Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang terpantik. Kadiskes Feri Mulyani bertekad mengatasi stunting dalam waktu dekat ini

Padang, Prokabar – Angka Stunting (anak gagal tumbuh akibat kurang asupan gizi) Kota Padang berada di level 11,5 persen. 

Angka tersebut memang cukup jauh dari angka yang ditetapkan WHO sebagai daerah rawan stunting, yakni 20 persen. 

Namun begitu, pemerintah pusat menetapkan Padang sebagai lokus stunting tahun 2021 ini. Karena diprediksi angka stunting tiap daerah akan meningkat di masa Pandemi Covid-19.

Menjadi lokus stunting, membuat Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang terpantik. Kadiskes Feri Mulyani bertekad mengatasi stunting dalam waktu dekat ini.

“Kita akan nolkan angka stunting di kelurahan,” katanya saat membuka Focus Group Discussion (FGD) Analisis Situasi Stunting Kota Padang 2021.

Baca Juga :  Kabut Asap Memburuk, Disdikbud Padang Terapkan PJJ untuk PAUD, SD, dan SMP

Dia katakan, terdapat 16 lokus stunting di Padang tersebar di beberapa kelurahan. Dia menilai, penyebab stunting tidak terlepas dari banyak faktor.

“Salah satunya karena faktor ekonomi, sanitasi, serta taraf kehidupan masyarakat,” jelasnya.

Dia mengakui, pihaknya sudah memetakan 16 lokus stunting di Padang. Beberapa anak stunting sudah dia kunjungi. 

Feri Mulyani menyebut, dengan FGD yang dilakukan, perlu penguatan ke depan agar anak stunting tidak ada lagi di Padang.

“Kita perlu penguatan payung hukum seperti Perda atau Perwako untuk perbaikan stunting ke depan,” tukasnya.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

FGD Analisis Situasi Stunting Kota Padang Tahun 2021 dihadiri Kepala Bappeda Kota Padang Medi Iswandi, serta Kabid Kesehatan Masyarakat Pemprov Sumatera Barat Syafwan. 

Keduanya tampil sebagai pemateri di depan seratusan peserta dari lingkup kerja Pemko Padang.

Kepala Bappeda Kota Padang Medi Iswandi menyebut di depan seluruh peserta bahwa anak stunting cukup sulit didapat data dan informasinya saat ini. 

Karena itu dibutuhkan aplikasi yang berisi data ‘by name by address’ dan masalah anak stunting di Padang. 

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Dengan data lengkap tersebut nantinya, pihak Dinkes akan mudah mendatangi dan memberi edukasi tentang stunting.

“Termasuk melakukan pendataan ulang warga, dan memperbarui data kependudukan,”sebutnya.

Sementara itu, Kabid Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Padang Defitra Wiguna menekankan, lewat FGD ini diharapkan terkumpul masukan maupun saran yang nantinya dibawa ke pimpinan. 

Karena menurutnya, berhasil atau tidaknya penanganan stunting merupakan penilaian kinerja pimpinan.

“Nantinya akan ada penilaian pada Oktober tahun ini, karena itu delapan aksi konvergensi harus kita lakukan dari sekarang,”ujar Kabid yang akrab disapa Ayah itu. (*/gas)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Perkuat Dukungan Hukum dan Pengamanan Aset melalui PKS dengan Kejaksaan Negeri Bukittinggi
KAI Divre II Sumbar Bersama BRI Dorong UMK Mitra Binaan Naik Kelas dan Berdaya Saing
Fadly Amran Tinjau Pembangunan SDN 01 Pasar Laban, Minta Percepat dan Bangun Tanggul
Kabut Asap Memburuk, Disdikbud Padang Terapkan PJJ untuk PAUD, SD, dan SMP
Fadly Amran Buka Promoting Rise di PNP, Dorong Kolaborasi Teknologi Kendaraan Listrik
Atlet Voli Porprov XVI Sumbar Berpeluang Tampil di Proliga 2027
Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:42 WIB

KAI Divre II Sumbar Perkuat Dukungan Hukum dan Pengamanan Aset melalui PKS dengan Kejaksaan Negeri Bukittinggi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:30 WIB

KAI Divre II Sumbar Bersama BRI Dorong UMK Mitra Binaan Naik Kelas dan Berdaya Saing

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:17 WIB

Fadly Amran Tinjau Pembangunan SDN 01 Pasar Laban, Minta Percepat dan Bangun Tanggul

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:15 WIB

Kabut Asap Memburuk, Disdikbud Padang Terapkan PJJ untuk PAUD, SD, dan SMP

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:18 WIB

Fadly Amran Buka Promoting Rise di PNP, Dorong Kolaborasi Teknologi Kendaraan Listrik

Berita Terbaru