Tanah Datar, Prokabar – Alek anak nagari Pacu Kuda Open Race & Tradisional di Kabupaten Tanah Datar akan kembali digelar, sabtu dan minggu. Sempat absen di kalender wisata Tanah Datar pada tahun lalu, kini ajang yang merupakan kalender tetap Pengurus Cabang Pordasi Sumatera Barat itu kambali diangkat di Luak Nan Tuo tersebut.
Hal ini diperkuat dengan telah dikukuhkannya Panita Kerja Pacuan Kuda yang dikemas dalam Wirabraja Pacu Kuda Open Race & Tradisional Tahun 2018 oleh Dandim 0307 Tanah Datar Letkol. Inf. Edi S Harahap.
Perhelatan pacuan kuda akan digelar di lapangan Dang Tuanku Bukit Gombak Batusangkar pada tanggal 21 dan 22 Oktober ini berjalan lancar dan sukses.
Pada race hari pertama akan turun sembilan kelas diantaranya, Kelas E terbuka 1200 M, Kelas CD 3 th (remaja), 1200 M, Kelas 3 Handycap 1200 M, Kelas 2 Handycap 1200 M, Kelas AB 3 th Derby Sumbar 1400 M, Kelas 2 Handycap 1800 M, Kelas Lokal/Sagalo 600 M, Kelas Draf Bugih Baru 2400 M dan Kelas Draf Bugih Lama 3200 M.
Untuk hari kedua akan turun sepuluh, Kelas E Pertama Berpacu 600 M, Kelas CD 2 th (perdana) 600 M, Kelas AB 2 th (perdana) 800 M, Kelas E Terbuka 1200 M, Kelas 3 Handycap 1200 M, Kelas 2 Handycap 1200 M, Kelas Boko 1600 M, Kelas Lokal/Sagalo 600 M, Kelas Draf Bugih Baru 2400 M dan Kelas Draf Bugih Lama 3200 M.
Sementara itu, ketua pelaksana pacuan kuda, Dandim 0307 Tnah Datar Edi S Harahap mengatakan disamping kalender tahunan Pengda Pordasi Sumbar, alek nagari ini juga dalam rangka memperingati HUT TNI ke-73 di wilayah Korem 032 Wirabraja.
“Pacu kuda ini merupakan alek anak nagari atau pesta rakyat di Ranah Minang dalam bentuk ajang lomba yang berwujud olaraga dan sudah menjadi agenda tetap Pordasi Sumatera Barat dan masuk kalender wisata di Tanah Datar,” ucap Dandim.
“Kuda-kuda yang akan turun berpacu selama dua hari ivent ini berasal dari berbagai daerah seperti Bukittinggi, Payakumbuh, Solok, Padang Panjang, Medan, Riau dan Aceh,” tambah sekretaris pelaksana alex Yusnen. (eym)
















