Operasi Pasar Minyak Goreng Diserbu Warga

Penulis -

Selasa, 11 Januari 2022 - 15:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanah Datar, Prokabar- Pemerintah Kabupaten Tanah Datar, bekerjasama dengan dengan Kementrian Perdagangan dan Pemprov Sumbar menggelar operasi pasar, khusus minyak goreng, Selasa (11/1). Bertempat di pasar serikat C Batusangkar, minyak goreng dijual seharga Rp.14000.

Dalam operasi pasar ini, pemerintah menyediakan kuota 5000 liter minyak goreng , dan mensubsidi slah satu ritel sebanyak 2000 liter dengan harga yang sama.

” kita untuk Tanah Datar dapatkan 7000 liter, dimana 5000 kita jual dalam operasi pasar. Sedangkan, 2000 liter diberikan kepada ritel, itu ada disalah satu ritel di pusat kota Batusangkar,” ucap Kabid Perdagangan, Yori Irawan saat ditemui diaela sela operasi pasar.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Ia melanjutkan, jika operasi pasar dilakukan oleh pemerintah tak lain untuk menekan harga minyak goreng yang saat ini melambung tinggi. Dipasaran, minyak goreng dijual pada harga Rp. 20.000 hingga Rp. 21.000 perliternya.

” kalau harga normalnya ada dikisaran Rp. 12.000 dan 13.000. Kenaikan ini telah terjadi sejak november kemarin,” jelasnya lagi.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Yori tak menampik, akibat kenaikan harga minyak goreng di pasaran, berdampak terhadap kenaikan harga terhadap produksi, seperti yang dilakukan oleh usaha mikro.

” tentunya berdampak terhadap UMKM kita yang bergerak dalam usaha kuliner dan sebagainya. Kalau mereka menggunakan minyak curah tentu ada kerugiannya dan tidak terjamin pula, kalau dipakai yang kemasan tentu harga mesti dinaikan,” tutupnya.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Operasi pasar yang dilakukan lansung diserbu oleh masyarakat. Masyarakat hanya diperkenankan membeli minyak goreng sebanyak 2 liter saja mengingat kebutuhan yang begitu tinggi.

Sementara itu, silvia salah seorang pembeli mengaku terbantu dengan adanya operasi pasar, khusus minyak goreng. Menurutnya, harga minyak goreng yang tinggi saat ini terlalu menguras kantong.

“Pasti terbantu dengan operasi pasar ini.  Semoga harga minyak goreng nantinya dapat kembali normal,” harapnya. (eym)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB