Film

OMG! Gara-gara Main Film bareng Dian Sastro, Berat Badan Nicholas Saputra Naik 3 Kilo

Dibaca : 1.6K

Jakarta, Prokabar – Penampilan Nicholas Saputra sedikit berbeda dibandingkan dengan film-film sebelumnya. Tubuh pemeran Rangga di AADC ini lebih berisi.

Saat ditanya tentang penampilannya di acara media gathering film Aruna dan Lidahnya, Nicholas mengalami kenaikan berat badan.

Foto : BEB/PROKABAR

“Naik berat badan dua sampai tiga kilo selama syuting film ini. Belum sempat nurunin lagi karena waktunya singkat dan banyak kerjaan. Jadi belum sempat olahraga,” aku Nicholas.

Di film terbarunya ini, Nicholas berperan sebagai seorang chef bernama Bono. Tak seperti di film sebelumnya, Nicholas jadi sahabat dekat Dian Sastrowardoyo sebagai Aruna.

Foto : BEB/PROKABAR

“Sebagai Bono, sahabat dekatnya Aruna. Dia suka masakin Aruna kalau dia lagi ada masalah. Bono adalah seorang yang eksploratif dan menganggap dunia ini santai saja. Makanan itu bisa jadi alat untuk inspirasi,” beber Nicholas menceritakan perannya.

“Sebenarnya aku juga seneng masak. Jadi nggak terlalu sulit untuk prosesnya, tapi secara teknis ada teknik khusus yang harus dikuasai sebagai seorang chef,” aku pria kelahiran 24 Februari 1984 ini.

Agar tercipta karakter chef sesungguhnya, Nicholas belajar pada ahlinya langsung. Bertempat di lokasi syuting di Madura, Surabaya dan Singkawang, Nicholas belajar pada chef restoran langsung.

Foto : BEB/PROKABAR

“Pendalaman karakter, ada satu ditempat syuting itu sebuah restoran kebetulan ada chef-nya. Saya belajar dan banyak di kasih masukan. Mereka (chef) juga periksa hasil masakan yang saya buat,” bebernya.

Sejak kapan aktor ganteng ini suka memasak? “Belum terlalu lama suka masak. Pas kuliah, masak buat sendiri. Lalu ada peran film yang harus diperbaiki jadi saya ngobrol kalori. Lebih mudah dengan masak sendiri,” jelas Nicholas.

Selain itu kemampuan mengolah makanan dengan bumbu-bumbu jadi kelebihan Nicholas. Ia bahkan sengaja traveling dan mencari tahu resep makanan di satu daerah dan mengaplikasikannya di dapur rumah.

“Traveling cari makanan yang khas dan enak. Cari tahu bagaimana pembuatannya dan pakai bumbu apa saja. Seru juga, bisa masakin buat teman-teman yang datang. Memasak itu buat saya punya kreatifitas, fokus dan waktu yang dipakai memasak jadi meditatif,” akunya. (beb)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top