Trending | News | Daerah | Covid-19

Daerah

Ombak Besar Landa Pesisir Pantai Pasir Baru Pilubang, Belasan Gudang Ikan Rusak

Dibaca : 229

Padang Pariaman, Prokabar – Belasan gudang ikan milik nelayan di sepanjang bibir pantai Pasir Baru Nagari Pilubang, Kecamatan Sungai Limau, Kabupaten Padang Pariaman rusak dihantam ombak besar, Selasa (26/5).

Irmon (50) salah seorang pemilik gudang ikan menyebut, hampir seluruh gudang ikan disepanjang bibir pantai itu rusak dan tidak bisa digunakan lagi. Karena, selain dinding gudang ikan yang terbuat dari kayu itu hancur, juga lantai gudang tertimbun pasir.

Pemilik gudang ikan ini juga mengaku merugi hingga puluhan juta rupiah, karena selain gudang ikannya yang hancur, ikan yang tersimpan didalam gudang juga rusak dan membusuk sehingga tidak bisa diselamatkan lagi.

“Tidak banyak yang bisa saya lakukan, selain pasrah melihat gudang ikan ini hancur dihantam ombak besar. Padahal inilah satu-satunya mata pencarian saya untuk menafkahi keluarga,” ungkap Irmon di Pasir Baru.

Irmon juga menyebutkan bahwa ombak besar ini sudah terjadi sejak awal Ramadhan dan berlangsung hingga sekarang, namun kali ini merupakan ombak terbesar yang pernah melanda pesisir pantai Pasir Baru, sehingga tidak bisa lagi diantisipasi.

Sebelumnya pemilik gudang ikan ini melakukan pemasangan karung berisi pasir yang disusun dilokasi gudang-gudang mereka agar air laut tidak masuk ke dalam, tapi upaya itu tidak bertahan.

Selain itu, Irmon juga mengutarakan bahwa sebelumnya sudah puluhan gudang ikan yang hacur di sepanjang pantai pasir baru ini akibat abrasi pantai.

“Iya, sudah puluhan gudang ikan yang hancur di lokasi ini, termasuk fasilitas umum seperti jalan disepanjang pantai itu juga hancur bahkan abrasi mengancam sebuah rumah sekolah. Namun tahun 2019 dilakukan pemasangan batu grib oleh pemerintah dan Alhamdulillah abrasi dapat diatasi,” sambung Irmon.

Sejak batu pemecah ombak itu terpasang, hampir seluruh pemilik gudang ikan yang sebelumnya gulung tikar kembali beraktivitas membuka usaha mereka. Namun berjalan sekitar tiga bulan kini ombak besar kembali melanda pesisir pantai itu, sehingga mengakibatkan gudang ikan milik nelayan hancur. Bahkan batu grib yang awalnya bisa menahan ancaman ombak ternyata tidak sama sekali.

Hal yang sama juga diungkapkan Siken (47) warga pasir baru ini menyebut batu grib tidak berfungsi sebagai batu penahan ombak.

“Saya mengira setelah dipasang batu grib, abrasi tidak lagi melanda kawasan pantai pasir baru, namun kenyataanya abrasi tetap saja terjadi. Apalagi ombak besar yang terjadi saat ini, dimana air laut sampai kedarat dan menghancurkan gudang ikan milik nelayan bahkan air laut sudah menggenangi halaman sekolah SMPN 4 Sungai Limau yang ada di dekat pantai itu,” ibuhnya.

Jika tidak cepat diatasi, tidak hanya gudang ikan, bangunan sekolah namun puluhan rumah warga yang berada disepanjang pantai pasir baru juga akan terancam terkena abrasi. Apalagi kini jarak antara bibir pantai dengan rumah warga sudah berjarak 10 hingga 15 meter, jika ombak besar masih terus terjadi dikhawatirkan rumah warga akan terancam masuk kelaut. (Syh)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top