Padang, Prokabar – Tiga organisasi kepemudaan dengan basis mahasiswa, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) dan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) menggelar Fokus Grup Diskusi (FGD) dalam memperingati Hari Kebangkitan Nasional.
Tema yang diangkat dalam FGD tersebut adalah “Merajut kembali persatuan dan kesatuan bangsa dalam momentum Hari Kebangkitan Nasional pasca Pemilu 2019”
Dalam kesempatan Ketua DPD IMM Sumbar Ihya Rizki menyatakan dalam rangka momentum hari Kebangkitan Nasional, aliansi OKP Sumbar berharap Pemilu yang sudah dilaksanakan jangan sampai menjadi pemicu perpecahan antar anak bangsa.
“Akhir-akhir ini kami melihat banyak hal yang bisa menimbulkan perpecahan. Karena itu kami mengajak mahasiswa jadi pelopor untuk merekatkan kembali yang sudah retak,” katanya.
Selain itu, dia juga menyatakan terimakasih kepada KPU dan Bawaslu yangbsudah menyelenggarakan Pemilu denhan baik meskipun masih dituding ada kecurangang.
“Kami juga menyatakan menolak gerakan people power yang inskontitusional yang berupaya mendelegitimasi KPU secara kelembagaan,” ujarnya.
Dia mengatakan Jljika hasil yang diperoleh tidak sesuai dengan harapan silahkan tempuh jalur yang sudah diatur oleh undang-undang.
Hal senada disampaikan Ketua Badko HMI Sumbar Wendi Juli Putra. Dia mengatakan penyelenggaraan Pemilu adalah perwujudan demokrasi di negara ini.
“Apapun hasil Pemilu itulah hasil demokrasi yang ditentukan oleh rakyat, walaupun ada kecurangan-kecurangan, ada jalur hukumnya. Kalau KPU curang laporkan ke Bawaslu, kalau KPU dan Bawaslu curang laporkan ke DKPP dan kalau tidak menerima hasilnya, laporkan ke MK. Semua surah diatur dalam perundang-undangan.
Sementara itu, Ketua PKC PMII Sumbar Rodi Indra Saputra mengajak seluruh masyarakat Sumbar untuk selalu menjaga sitiasi kondusif pasca Pemilu ini.
“Mari kita rajut kembali kebersamaan dan persaudaraan. Hilangkan perbedaan pasca Pemilu ini,” katanya.
Dalam kesempatan itu, tiga OKP tersebut juga menyatakan sikap, berikut pernyataan sikap mereka;
Pertama, Kami atas nama Aliansi OKP provinsi Sumbar mengucapkan terimakasih kepada KPU, Bawaslu serta seluruh penyelenggara Pemilu sampai ke tingkat KPPS atas terselenggaranya Pemilu Pileg dan Pilpres 2019 yang Jurdil, demokrasi dan transparan. Serta terimakadih kepada TNI dan Polri atas terselenggaranya Pemilu Pileg dan Pilpres tahun 2019 dengan Aman, Damai dan Kondusif.
Kedua, menolak Gerakan People Power yang bersifat Inskontitusional yg dapat merusak keutuhan NKRI dan Persatuan Kesatuan Bangsa Indonesia.
Ketiga, mengimbau dan mengajak seluruh lapisan masyarakat di Sumatera Barat, untuk selalu menjaga situasi yang kondusif serta sama2 untuk menunggu hasil Pengumuman Resmi Pemilu Pileg dan Pilpres 2019 oleh KPU RI pada tgl 22 Mei 2019.
Keempat, mengimbau kepada masyarakat dan elit politik untuk merajut kembali tali silaturahmi kebangsaan pasca pemilu 2019.
Dan kelima, terakhir kami ikut berduka cita dan berbelasungkawa atas gugurnya para penyelenggara pemilu selama berlangsungnya pemilu 2019 di seluruh Indonesia.(mbb)
















