Trending | News | Daerah | SemenPadangFC

Daerah

Oknum Walnag di Pessel, Pukul Ketua Kelompok Tani, Ini Penyebabnya

Dibaca : 1.042

Pesisir Selatan, Prokabar —Wali Nagari Taratak, Kecamatan Sutera, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Sumbar, Sa’ban dilaporkan ke Polres Pessel oleh ketua Kelompok Tani Timbulun Taratak, Buskamil, pada Jumat (14/2).

Dengan laporan polisi nomor: LP / 21 / B / II / 2019 / SPKT-III Res-Pessel, Tanggal 14 Februari 2020, Pukul 16.00 WIB. Atas dugaan penganiayaan terhadap Buskamil oleh wali Nagari Taratak, di Kantor Dinas PMDPP dan KB Kabupaten Pessel.

Buskamil merupakan ketua Kelompok Tani Timbulun mengatakan,  pemukulan yang dilakukan wali nagari terhadap dirinya disaat memenuhi undangan untuk mengklarifikasi soal dana BUMNag Taratak, Maimbau dengan Kelompok Tani Timbulun Taratak, pada Jumat 14 Februari 2020 sekitar pukul 09.00 WIB.

“Kami sama-sama diundang oleh Dinas PMDPP dan KB Kabupaten Pessel, untuk mengklarifikasi permasalahan dana BUMNag Taratak, Maimbau dengan Kelompok Tani Timbulun Taratak, di Kantor Dinas PMDPP dan KB Pessel, “ujarnya

Ia menambahkan, untuk mengklarifikasi dana BUMNag, dihadiri oleh Wali Nagari, Camat Sutera dan beberapa pihak dari Dinas PMDPP dan KB Pessel.

“Masing-masing, kami diminta mengklarifikasi terkait dana BUMag Nagari oleh orang dinas dan menjelasknanya, “jelasnya.

Dihadapkan pihak dinas, dirinya dan wali nagari menjelaskan terkait soal dana BUMNag, tak lama kemudian dirinya keluar untuk mengangkat telpon. Tanpa diketahui, tiba-tiba wali nagari menceki lehernya dari belakang, dan dirinya berusaha untuk melepaskan cekikkan itu.

Kemudian, setelah cekikkan wali lepas, ketika berhadapan, wali nagari lansung memukul dirinya, dan ia mengaku terkena pukulan dibagian mata kirinya.

“Kejadian pemukulan itu, terjadi sekitar pukul 10.00 WIB, saat pemukulan terhadap dirinya wali juga melontarkan kata-kata “Berani kamu, mengatakan Nagari berhutang, “ujarnya

Beruntung katanya, pegawai dinas dan Camat Sutera, cepat datang untuk melerai pertengkaran yang diawali oleh wali nagari.

“Akibat pukulan itu, bagian mata kiri saya memar dan bengkak, sehingga penglihatan saya kurang jelas. Sampai saat ini, mata saya masih merah sebelah kiri, karena bekas pukulan wali nagari, “ujarnya lagi

Usai kejadian, dirinya lansung dibawah  ke RSUD M Zein Painan, untuk diperikasa. Karena, bekas pukulan yang diterimanya, membuat ia merasa pusing.

Kemudian, karena masih takut kejadian itu akan terulang, dirinya langsung melaporkan wali nagari ke Polres Pessel, atas penganiayaan terhadap dirinya oleh wali nagari.

Kepada wartawan Kasat Reskrim Polres Pessel, AKP Alan Budi Kusuma mengatakan, pihaknya, telah menerima laporan atas dugaan penganiayan yang dilakukan oleh oknum wali nagari di Pessel.

“Ya kita telah menerima laporannya, untuk diproses lebih lanjut, kita sedang mendalami kasus tersebut. Setelah itu, kita akan memanggil saksi,”tutupnya. (min)

Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
Tirto.ID
Loading...
To Top