Objek Wisata Luak Gadang Dan Bukik Baka, Satu Paket Saling Melengkapi

Penulis -

Senin, 2 Desember 2019 - 17:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Agam, Prokabar — Destinasi Luak Gadang dan Bukik Baka, salah satu objek wisata menarik di Jorong Guguak Urang Pisang, Nagari Kamang Hilia, Kecamatan Kamang Magek, Kabupaten Agam, Sumatra Barat. Destinasi yang disuguhi pemandangan batuan beku perbukitan disertai dua kolam ikan nan menyenangkan.

Di sini tersedia sarana bermain seperti rakit bambu, sepeda air dan bebek kayuh. Pengunjung juga berkesempatan memberi makan ikan dengan membeli pelet ikan Rp5 ribu. Untuk naik rakit bambu bisa membayar Rp10 ribu, sepeda air hanya Rp15 ribu dan bebek kayuh hanya Rp20 ribu sekali pakai.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Objek wisata ini terletak 17 kilometer dari kota Bukittinggi, dengan jarak tempuh sekitar 45 menit dengan kendaraan roda dua. Tidak hanya itu, di sini juga ada Puncak Bukik Baka. Dari Luak Gadang berjalan mendaki ke puncak bukit. Berjalan selama 20 menit saja, sudah sampai di puncak bukit tersebut.

“Sudut pandang keindahan kota Bukittinggi disertai panaroma Gunung Singgalang dan Gunung Merapi, salah satu pemandangan indah dan menarik. Pengunjung akan terpukau pada hamparan luas panaroma tersebut,” terang Yeni, salah seorang Kasi di Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Agam, yang kebetulan berkunjung akhir pekan lalu.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Desi (45), salah satu pengunjung mengatakan sebelumnya pernah berkunjung 2017 lalu. Namun tidak seindah dan tertata saat ini. Penataan objek wisata tersebut semakin lebih baik. Kedai pedagang dan tata taman semakin rapi dan tertata.

“Lokasi tersebut sangat potensial untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ramainya pengunjung, transaksi jual beli akan semakin meningkat. Hal tersebut memberi peningkatan pendapat bagi masyarakat setempat,” terangnya.

Zahwajir (50) salah seorang pedagang setempat menjelaskan destinasi tersebut dibuka secara resmi 2018 lalu. Pada awalnya pengunjung sangat ramai berdatangan. Karena pengunjung disuguhkan atraksi silat Harimau.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Shooting film Kapal Van Der Wijck novelBuya Hamka juga pernah berlangsung di lokasi tersebut. Membuat lonjakan promosi dan kunjungan meledak.

“Di 2019 ini, kunjungan jauh berkurang. Hal tersebut atraksi budaya dan hiburan lainnya tidak ada lagi. Minimnya inovasi dan kreatifitas pengelola, membuat kunjungan sepi. Kami berharap pengelola dapatlebih kreatif untuk melakukan gerakan baru sehingga kunjungan kembali ramai,” pungkasnya. (rud)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB