Objek Wisata Buaya Putih Sutera, Tidak Masuk Zona Inti Pariwisata, Ini Kata Hadi Susilo

Penulis -

Selasa, 31 Desember 2019 - 14:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesisir Selatan, Prokabar — Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Sumbar, menyebut objek wisata Simpang Tiga Buaya Putih di Nagari Taratak, Kecamatan Sutera, tidak masuk dalam zona inti pariwisata.

Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disbudpar) Pessel, Hadi Susilo mengaku, objek wisata Simpang Tiga Buaya Putih belum masuk zona inti pariwisata, kerana belum masuk kriteria.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Pertama, belum adanya atraksi representatif, amenitas, tata kelola dan Infrastruktur yang belum memadai. Selain itu, juga diperlukan komunikasi yang baik oleh pengelola kepada pemerintah nagari dan pengunjung.

“Ya, belum masuk dalam zona inti pariwisata Pessel, karena kriterianya belum memadai, “ujarnya pada wartawan melalui via telepon Selasa (31/12).

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Untuk menetapkan itu, ungkapnya, tentu dilihat dari sisi kriteria yang memadai yang ditentukan sebagai zona inti pariwisata.

Objek wisata Simpang Tiga Buaya Putih memang masuk dalam Rencana Induk Pengembangan Pariwisata Daerah (Ripparda), namun tidak masuk dalam zona inti pariwisata.

“Belum masuk, artinya objek wisata Simpang Tiga Buaya Putih hanya masuk dalam destinasi penyangga, namun tidak masuk dalam zona inti pariwisata, “ujarnya lagi.

Baca Juga :  Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Ia berharap, dengan munculnya objek wisata Simpang Tiga Buaya Putih, hendaknya dari nagari bisa mengembangkan sesuai arahan Pemkab dan supaya masuk dalam zona inti pariwisata.

“Kita menyarankan kepada Wali Nagari untuk mengelola wisata tersebut dengan menggunakan anggaran nagari, “tutupnya. (min)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB