Nurhamdi Zahari : Eka Richi Tawarkan Program Yang Realistis

Penulis -

Minggu, 1 November 2020 - 20:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Tanah Datar, Prokabar. Ketua DPC Demokrat Tanah Datar, Nurhamdi Zahari mengatakan, program Eka-Richi soal pertanian dan membuka lapangan pekerjaan sangatlah realistis. Terlebih, Tanah Datar memiliki banyak potensi dal berbagai sektor, sayangnya belum terjamah dengan baik.

“Soal lapangan pekerjaan, jangan dipikirkan bikin kantor terus masyarakat jadi karyawan. Mari kita masyarakat mengubah mind set kita soal pekerjaan,” ujar dia, Minggu (01/11).

“Makanya Eka-Richi menawarkan sesuatu yang luar biasa untuk masyarakat. Membuka peluang untuk menjadi wirausaha, sangat realistis dengan kondisi Tanah Datar,” ucapnya.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Ia menilai, program itu dihadirkan karena masih banyaknya potensi Tanah Datar di bidang pariwisata dan pertanian yang selama ini dikelola biasa-biasa saja.

“Dengan latar belakang Eka Richi sebagai pengusaha tentu keduanya sudah memikirkan bagaimana cara mewujudkannya,” jelas Nurhamdi.

Dimata Nurhamdi, Eka Richi sudah menelan asam garam didunia usaha dan bisa melihat potensi Tanah Datar. Sementara itu terkait program Eka Richi tentang menggratiskan sewa bajak sawah, dikatakan Nurhamdi, hal itu dilakukan karena saat ini banyak beban yang ditanggung petani.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

“Masyarakat kita mayoritas bertani, sekarang untuk biaya operasional saja cukup besar. Contoh saja untuk pemeliharaan alat operasional berapa yang dikeluarkan petani kita. Ini juga salah satu PR yang tak tersentuh,” jelas Nurhamdi.

Selain itu menurut Nurhamdi, mayoritas profesi masyarakat Tanah Datar sebagai petani, maka perlu memperhatikan ketersediaan pupuk. Ia tak menampik, jika kuota pupuk yang berasal dari pusat, tentu bisa diselesaikan oleh kepala daerah nantinya.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

“Sekarang pasangan Eka Richi menjamin itu. Eka yang datang dari pusat terjun ke daerahnya, ya tak lain karena dia mampu dan mau membantu untuk kemajuan masyarakat. Tentu Eka-Richi sudah menyiapkan segala sesuatunya. Banyak lagi PR kita Tanah Datar yang baru sekarang ini tersentuh dengan program yang begini,” pungkas priabyang disapa Pak Datuak itu. (eym)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB