Nilai Jual Tinggi, Kulit Manis Jadi Sasaran Maling

Penulis -

Kamis, 12 September 2019 - 22:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasaman, Prokabar — Petani kulit manis di Pasaman, kerenyut keningnya. Terutama petani di daerah Sungai Landai, Jorong II, Nagari Sundata, Kecamatan Lubuk Sikaping. Sebab, sudah sebulan ini, petani kulit manis di Sundata menjadi korban maling.

Gawatnya, maling ini cukup lincah. Bukan kulit manis yang siap dipanen yang dicurinya, namun kulit yang masih tertempel di batang.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

“Sudah sebulan belakangan aksi ini terjadi di sekitar Sundata. Bayangkan saja, kulit di pohon yang dicurinya. Macam begal sapi potong di tempat. Yang tersisa, hanya tulang belulang kayu,” kata Saldi, salah satu masyarakat sekitar, Kamis (12/9).

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Di sisi lain, kerapnya aksi pencurian ini, membuat masyarakat resah. Tidak ada upaya yang bisa dilakukan. Sebab, aksi pencurian ini dilakukan di malam hari.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

“Kebun jauh dari pemukiman. Itu masalahnya,” kata Saldi.

Perihal jual beli kulit manis, ternyata harganya cukup menjanjikan. Sekilonya, para petani menjual pada pengepul sekitar Rp35 ribu. Harga ini bervariasi sesuai kualitas kulit manis itu sendiri. (Ola)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB