Nasrul Abit Ingin Selesaikan Persoalan Banjir di Padang

Penulis -

Minggu, 22 November 2020 - 15:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PADANG, PROKABAR—Calon Gubernur Sumatra Barat (Sumbar), Nasrul Abit, menegaskan bahwa persoalan banjir di Padang harus segera diselesaikan. Menurutnya, masalah ibu kota provinsi itu tidak akan bisa diselesaikan oleh Pemerintah Kota Padang sendiri.

“Masih banyak persoalan di Padang ini, mulai dari banjir, pasar yang becek, terminal, infrastruktur yang belum merata, dan kemiskinan,” ucapnya saat melakukan safari politik di Indarung, Kelurahan Indarung, Kecamatan Lubuk Kilangan, Padang, Kamis (19/11).

Menurut Wakil gubernur Sumbar yang sedang cuti pilkada itu, persoalan banjir di Padang sangat kronis. Kota Bengkoang itu selalu menjadi langganan banjir setiap musim hujan, apalagi di daerah rendah, seperti Jondul Rawang Kecamatan Padang Selatan.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

“Jondul Rawang dan beberapa kawasan lainnya selalu menjadi langganan banjir. Saya sudah turun langsung ke lokasi-lokasi banjir tersebut. Tiap kali banjir warga berteriak minta solusi, tetapi belum terselesaikan hingga kini,” tuturnya.
Menurut Nasrul Abit, banyak penyebab terjadinya banjir di Padang, misalnya soal drainase, sampah, hingga tata pembangunan kota yang belum terkelola dengan baik. Hal-hal itu mengakibatkan serapan air hujan tidak lancar.

Baca Juga :  Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

“Ada yang menagih janji saya terkait banjir di Padang. Mereka goreng isu itu dalam pilgub ini. Saya tegaskan kami (pemerintah provinsi) pasti masuk kalau secara kewenangan bisa. Saya tulus menyelesaikan persoalan masyarakat. Tidak janji- janji. Masyarakat sudah bosan dengan janji-janji,” ucapnya.

Pemerintah provinsi, kata Nasrul Abit, harus masuk untuk menangani banjir di Padang. Alasannya, persoalan Padang juga persoalan pemerintah provinsi, dan sebaliknya.

“Kota Padang tidak akan bisa menyelamatkan diri sendiri. Karena itu, saya akan buat kerja sama dengan Pemerintah Kota Padang agar pemerintah provinsi bisa masuk secara kewenangan. Kita selesaikan bersama-sama,” ujarnya.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Ia akan melakukan hal yang sama terhadap persoalan pasar yang masih becek, pembangunan yang belum merata, kemiskinan,dan persoalan pedagang yang terdampak pandemi Covid-19.

“Padang ini kan arah barat saja yang baru ‘tacelak’ atau tersentuh pembangunan. Arah timur belum sepenuhnya tersentuh pembangunan. Karena itu, pemerintah provinsi harus ikut menyelesaikan persoalan ini,” tuturnya.

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB