Nasrul Abit Ingin Pemprov Sumbar Ikut Kembangkan Pariwisata Bukittinggi

Penulis -

Rabu, 11 November 2020 - 14:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bukittinggi, Prokabar—Calon Gubernur Sumatra Barat (Sumbar), Nasrul Abit, mengatakan bahwa tidak terlalu sulit membangun Bukittinggi. Menurutnya, cukup dengan mengembangkan pariwisata, menata pasar, dan mendorong pertumbuhan produksi tekstil, perekonomian di Bukittinggi akan tumbuh dengan sendirinya.

“Bukittinggi ini kota pariwisata dan pusat tekstil sehingga pasar-pasar selalu ramai. Sektor ini harus didorong agar Bukittinggi maju,” ujarnya saat bersilaturahmi dengan milenial Bukittinggi di CK Center Kampung Cino Bukittinggi, Senin (9/11) malam.

Dari peninjauan ke beberapa pasar, Nasrul Abit melihat bahwa pusat keramaian di Bukittinggi perlu ditata. Ia menilai bahwa hal terpenting ialah memastikan pasar tidak becek dan pedagang tertata dengan baik.

Sebagai orang yang sudah lama berkonsetrasi pada pengembangan pariwisata, Nasrul Abit berpendapat bahwa daerah pariwisata seperti Bukittinggi lebih cepat berkembang dan bangkit pada masa pandemi Covid-19. Karena itu, pengembangan Bukittinggi perlu sinkronisasi antara Pemerintah Provinsi Sumbar dan Pemerintah Kota Bukittinggi.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

“Ini soal kewenangan. Selama ini pemerintah provinsi tidak bisa masuk pada banyak bidang ke pemerintah kabupaten/kota. Kewenangan pemerintah provinsi hanya SMA, SMK, dan SLB; kelautan dan perikanan; kehutanan dan pertambangan. Bidang lainnya ada di bawah kewenangan pemerintah kabupaten dan kota. Ke depan saya akan kerja sama dengan bupati dan wali kota agar pemerintah provinsi bisa masuk untuk membantu,” tuturnya.

Kelebihan Bukittinggi daripada daerah lain, kata Nasrul Abit, ialah memiliki banyak objek wisata. Karena itu, wisatawan selalu ramai di kota itu, ditambah dengan industri tekstil yang berkembang pesat.

“Sekarang orang dari Padang saja ambil barang ke Bukittinggi. Sektor ini perlu didorong, seperti memberikan bantuan untuk UMKM, stimulan untuk koperasi, dan kepastian pinjaman modal,” ucapnya.

Nasrul Abit juga menyampaikan bahwa jika diamanahi menjadi gubernur, ia akan melibatkan milenial dalam berbagai bidang, misalnya dalam pengembangan pariwisata, UMKM, dan ekonomi kreatif.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

“Milenial bisa ambil bagian, apakah itu jadi pemandu wisata, panjual online produk UMKM, termasuk memperbaiki kemasan produk sehingga bernilai jual tinggi,” ujarnya.

//IC Lestarikan Tradisi//

Tradisi bakaua adat di Nagari Lubuak Tarok, Kecamatan Lubuak Tarok, Sijunjung masih lestari. Bakaua adat merupakan tradisi turun temurun sebagai ucapan syukur setelah panen hasil pertanian di suatu daerah. Pada acara bakaua di Sijunjung, Senin (9/11), Indra Catri diundang oleh pemangku adat Nagari Lubuak Tarok.

“Alhamdulillah tradisi bakaua masih dipertahankan masyarakat Lubuak Tarok hingga kini. Tradisi seperti ini harus dilestarikan,” kata calon Wakil Gubernur Sumbar itu.

Indra Catri terkesan terhadap kegiatan adat tersebut. Menurutnya, bakaua adat merupakan perwujud antara adat dan syarak sebab di dalamnya terdapat beberapa kegiatan, seperti tahlilan, tarian khas Lubuak Tarok, dan kaul. “Ganggam arek adat jo syarak, ka langik tuah malambuang,” ujarnya.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Indra Catri ingin kegiatan adat seperti itu dilestarikan oleh generasi penerus bangsa. Ia berpendapat bahwa melalui acara adat itu nilai-nilai moral di tengah masyarakat terus hidup. “Ke depan akan kita kemas lebih baik karena kegiatan seperti ini juga harus mendapat perhatian,” ucapnya.

Sementara itu, Pucuk Adat Nagari Lubuak Tarok, Firman Bagindo Tan Ameh, mengatakan bahwa hadirnya Indra Catri dalam kegiatan itu merupakan momentum yang baik untuk sekaligus bersilaturahmi. “Saya menumpangkan harapan besar kepada Indra Catri. Jika terpilih pada Pilgub Sumbar kali ini, semoga persolan adat dan budaya lebih diperhatikan oleh pemerintah,” ujarnya.

Secara hukum, kata Firman, negara sudah mengatur perihal kerajaan, keraton, dan lembaga adat lainnya. Namun, dalam perwujudannya, perhatian terhadap kelestarian adat budaya masih kurang.
“Hukum ada juga sangat lemah. Kami harap ini menjadi tanggung jawab kita bersama ke depan,” katanya. (*)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB