Tanah Datar, Prokabar – Dalam waktu dekat Desa Terindah di Dunia Nagari Tuo Pariangan akan segera direvitalisasi. Revitalisasi tersebut terwujud setelah masyarakat sekitar secara sukarela menghibahkan enam bidang tanah mereka kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Tanah Datar.
Bantuan revitalisasi didapatkan melalui Kementerian Pembangunan Umum dan Permukiman Rakyat (PUPR) RI dengan tahap pertama sebesar 42 Miliar. Beberapa titik pembangunan mencakup kawasan area Masjid Islah, Gerbang Masuk, Kanopi Lantak Tigo, dan Kuburan Panjang Datuak Tantejo.
“Kita sangat mengapresiasi dukungan masyarakat Pariangan yang telah membantu percepatan revitalisasi Desa Terindah Dunia dengan menghibahkan beberapa bidang tanah ke Pemerintah Daerah,” ujar Bupati Tanah Datar Irdinansyah Tarmizi.
Bupati menambahkan bahwa hibah tanah yang telah diserahkan ke Pemerintah Daerah akan segera dilaporkan ke pemerintah pusat sehingga pengerjaan dapat segera dilaksanakan.
Percepatan pembangunan revitalisi Nagari Tuo Pariangan juga tidak lepas dari peran Niniak Mamak melakukan pendekatan kepada masyarakat baik yang ada di nagari maupun di perantauan.
Wali Nagari Pariangan April Khatib Saidi menyebutkan hibah tanah oleh masyarakat adalah bentuk dukungan dan antusias yang diberikan masyarakat dalam mempercepat revitalisasi Nagari Tuo Pariangan.
“Dalam proses kendala pasti ada akan tetapi sejauh ini berjalan dengan apa yang diharapkan. Salah satu kendalanya ada proses administrasi yang harus dilalui karena tidak semua anak kemanakan Nagari Pariangan tinggal di kampung halaman, untuk itu kita temui mereka. Kita berharap pembangunan tahap awal ini bisa segera diselesaikan dan menyusul pembangunan tahap selanjutnya,” kata Wali Nagari Pariangan.
Hibah tanah diserahkan ke Pemerintah Daerah adalah milik Empat Kaum, yakni Datuak Sampono dari Kaum Dalimo, Datuak Rajo Api dari Kaum Melayu, Datuak Rajo Pangulu dari Kaum Piliang, dan Angku Rajo Mangkuto dari Kaum Koto. (eym)
















