Daerah

Nagari Persiapan Dalko Goro Bersihkan Sungai, Jadikan Wisata Pemandian

Dibaca : 190

Agam, Prokabar — Penanggung Jawab (Pj) Walinagari Dalko, Bayu Wirantha merangkul seluruh elemen masyarakat untuk membangkitkan potensi alam yang ada di wilayah kerjanya. Sejumlah rencana digagas dan didiskusikan dengan Perangkat Nagari, Kepala Jorong dan Tokoh Masyarakat.

“Kami melihat sungai ini sesuatu potensi terpendam. Kondisi saat ini dipenuhi sampah rumah tangga. Jika dipoles dan diperindah, akan malah menguntungkan masyarakat dan Masjid nantinya,” terang Bayu kepada Prokabar.com, Kamis (11/3).

Untuk mewujudkan itu, Jajaran Pemerintahan Nagari Persiapan Dalko bersama masyarakat sepakat menggerakan goro. Merengkul pemuda-pemudi untuk berpartisipasi, bahkan menjadi pengelola nantinya. Sehingga mengurangi pengangguran dan dapat menambah pendapatan perekonomian nantinya.

“Aliran Batang Antokan ini dapat kita jadikan arena bermain dan pemandian. Selain suasana sejuk dan segar, kondisinya tidak terlalu besar. Sehingga aman untuk diarungi. Seperti Fun Tubing atau permainan air menggunakan benen ban mobil,” jelasnya.

Alhamdulillah lanjutnya, Bapak Camat Tanjung Raya, Handria Asmi dan Tokoh Masyarakat mendukung kuat aksi dan gerakan itu. Bahkan diikuti sejumlah OPD seperti Anggota Babinsa Koramil 05, Satpol PP dan Damkar, BPBD serta Komunitas Pemuda Generasi Hamka (KPGH) Tanjung Raya.

“Pemuda-pemudi melakukan pengecatan dibebatuan. Untuk menambah daya tarik. Tokoh masyarakat goro pengecoran pondasi pelindung masjid dan pembersihan halaman kantor. Sementara, Tim Gabungan OPD dan KPGH membuat jalur fun tuning atau arena bermain di dalam sungai. Menyingkirkan batu besar agar bisa mudah dan lancar bermain benen ban,” tuturnya.

Sementara itu, Camat Tanjung Raya, Handria Asmi menyambut baik ide cemerlang Pj Walinagari Persiapan Dalko itu. “Pembangunan dan membuka arena pemandian jelas akan membuka peluang ekonomi dan peningkatan semangat kebersamaan masyarakat. Tentu dengan pengelolaan yang tepat dan bijak,” imbuhnya.

Pemanfaatan potensi yang sebelumnya belum tergali ini, harus disupport. Karena berada di kawasan masjid, pengelolaan dan penertipan kunjungan tentu harus diperketan. Sehingga menjaga tatanan norma-norma atau nilai-nilai agama.

“Dari sisi keamanan juga sangat penting disusun dan ditegaskan. Sehingga keamanan masyarakat berkunjung maupun pengelola, dapat terjaga dengan baik,” tutupnya. (rud)

Halaman : 1 2

Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top