Pasaman, Prokabar – Banyak program unggulan yang dilayangkan Kementrian Pedesaan dalam membangun nagari. Salah satu program tersebut, dilaksanakan di Pasaman. Ini dia.
Nagari Muaro Sungai Lolo, Kecamatan Mapat Tunggul Selatan ditunjuk sebagai pilot project pelaksanaan program Padat Karya Tunai (PKT).
“Padat Karya Tunai merupakan kegiatan pembedayaan masyarakat desa, khususnya yang miskin dan marjinal, yang bersifat produktif,” kata Walinagari Muaro Sungai Lolo Ogi Arianto didampingi Pendamping Desa Pemberdayaan (PDP), Defri Yendra, serta Pendamping Desa Teknik (PDTI), Hendra Masta, Kamis (5/7).
Ogi menyebutkan, untuk nagari Muaro Sungai Lolo yang jumlah penduduknya sekitar 7.772 jiwa dengan 1.303 KK itu, dilaksanakan 18 kegiatan dengan sumber dana desa 2018 Rp1.799.844.400.
“Dari 18 kegiatan itu, 14 diantaranya kegiatan fisik, dan 5 kegiatan pemberdayaan,” tutup Ogi. (ola)
















