Nagari Creative Hub Menjadi Topik Hangat Diskusi Wagub Vasko dan TP2 Dewi

Penulis -

Kamis, 13 Maret 2025 - 00:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar – Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy bersama Tim Pemberdayaan dan Pengembangan Desa Wisata (TP2 Dewi) menggelar raker dan diskusi hangat pengembangan pariwisata mengenai project Nagari Creative Hub pada Rabu (12/3-2025) di Istana Gubernur Sumbar, Padang.

Pada kesempatan itu, Wagub Vasko menegaskan bahwa potensi wisata di setiap nagari harus dioptimalkan dengan pendekatan berbasis kreativitas dan digitalisasi. Menurutnya, nagari memiliki banyak produk unggulan yang selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal.

“Program Nagari Creative Hub mengangkat potensi lokal yang selama ini dianggap biasa saja oleh masyarakat nagari. Padahal, jika dipoles dengan inovasi dan pemasaran yang tepat, produk-produk ini bisa memiliki daya saing tinggi, bahkan di pasar internasional,” ujar Vasko.

Ia menjelaskan, Nagari Creative Hub tidak hanya mendorong kreativitas masyarakat, tetapi juga memberikan fasilitas digital, termasuk internet gratis, pelatihan pemasaran daring hingga akses permodalan. Dengan demikian, pelaku usaha lokal dapat lebih mudah memasarkan produk mereka ke luar Sumbar.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

“Program ini akan menghubungkan nagari yang telah berkembang dengan lembaga keuangan agar UMKM di nagari mendapat dukungan permodalan,” sambung Vasko saat didampingi Zuhrizul “Maetek” dan Ketua BPPD Sumbar Sari Lenggogeni.

Selain itu, menurut Vasko konsep ini juga akan memperkuat sektor pariwisata dengan memanfaatkan keunikan masing-masing nagari melalui integrasi dengan desa-desa wisata.

“Sumbar dikenal dengan potensi wisata dengan karakter yang beragam, yang bukan hanya mass tourism. Setiap pelosok nagari kita punya potensi lokal yang luar biasa. Keragaman karakter nagari inilah yang akan dijual menjadi daya tarik wisata daerah,” kata Vasko.

Dengan integrasi desa wisata dan Nagari Creative Hub, ekonomi lokal diharapkan semakin berkembang, sekaligus memperkuat posisi Sumbar sebagai destinasi wisata unggulan di Indonesia.

Ketua TP2 Dewi Sumbar , Zuhrizul menyebut saat ini kita butuh gerakan dan kesadaran bersama masyarakat nagari dan stake holder untuk mewujudkan nagari creatif hub

‘Nagari kreatif hub adalah sebagai bentuk kolaborasi kreatif anak nagari dalam menggali potensi nagari dalam peningkatan ekonomi lokal nagari” Ucap Zuhrizul yang akrab dipanggil Maetek.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Ia juga menegaskan TP2 Dewi siap bergandengan tangan dengan semua pihak untuk membersamai program nagari kreatif hub untuk 5 tahun ke depan.

Mendukung hal ini, Ketua Bidang Media, Promosi dan IT TP2 DEWI Sumbar, yang juga menjabat ketua Sumbar Kreatif Forum, Riswandi Sudarso mengatakan simpul nagari kreatif sebetulnya sudah ada di Sumbar, bahkan sejak jaman kolonial Belanda.

“Beberapa daerah di Sumbar yang memiliki warisan kerajinan tangan sejak zaman kolonial, seperti Silungkang di Sawahlunto dengan tenunannya, Nagari Koto Gadang di dengan sulam dan peraknya, pengrajin besi di Sungai Pua Agam, dan masih banyak yang lainnya,” ujar pria yang akrab disapa Kiwi ini.

Menurut Kiwi, Nagari Creative Hub harus mampu mendata dan mendokumentasikan potensi besar wisata dan ekonomi kreatif ini dengan baik, sehingga dapat diintegrasikan dalam satu peta wisata digital.

Dengan adanya peta wisata digital, Kiwi berpandangan potensi wisata dan ekonomi kreatif di nagari akan semakin mudah diakses serta dipromosikan ke luar Sumatera Barat.

Baca Juga :  Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Tak hanya itu, TP2 DEWI juga mengusulkan agar Nagari Creative Hub turut mengangkat potensi Geopark yang ada di Sumatera Barat. Ahmad Fadly, tenaga ahli Geopark Nasional Sumbar menuturkan, Sumatera Barat memiliki kawasan-kawasan geopark yang dapat berkolaborasi dengan Program Nagari Creative Hub.

“Sumbar punya tiga kawasan geopark yang bahkan berpotensi masuk dalam daftar UNESCO, yaitu Ngarai Sianok Maninjau, Sawahlunto, dan Silokek Sijunjung,” ungkap Fadly yang juga aktif di TP2 DEWI.

Ia menilai bahwa konsep Nagari Creative Hub dapat membantu masyarakat berkembang di dalam kawasan geopark dan memperkuat daya tarik wisata daerah.

Turut hadir dalam diskusi menarik bersama TP2 DEWI ini, Sekdaprov Sumbar Yozarwardi, Kepala Dinas Pariwisata Luhur Budianda, Dinas PMD Sumbar Mahdianur Ketua Koordinator TP2 DEWI Muhammad Zuhrizul, serta para pegiat pariwisata dan ekonomi kreatif dari berbagai asosiasi di Sumatera Barat. (**)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB