Pasaman, Prokabar — Museum Tuanku Imam Bonjol di Kecamatan Bonjol sangat memprihatinkan. Mulai dari patung tuanku yang sudah berlumut hingga atap dan gonjong museum sudah lapuk, sampai-sampai taman museum tak lagi terurus, membuat museum itu terancam hanya tinggal nama.
“Jatuh ke dalam air mata ini melihat tempat bernanungnya sejarah di tanah Bonjol dibiarkan pemerintah begitu saja. Kemana pemerintah,” kata salah seorang tokoh masyarakat Bonjol, Inyiak (45).
Baru-baru ini, kondisi museum bertambah parah. Sudah sepekan lebih lampu mati di dalam museum akibat konslet. Gelap gulita pun menyergap di sisi-sisi dalam museum.
“Sudah kami sampaikan kepada pemerintah, namun tidak ada tindakan. Kini pengunjung jadi kecewa saat datang ke museum,” tegas Inyiak.
Masyarakat berharap, Pemerintah Kabupaten Pasaman melalui instansi terkait supaya dapat memperhatikan kondisi museum.
“Sejak dulu kami tanya, jawaban pemerintah selalu berkilah. Tahun ini lah, tahun esok lah untuk perbaikan museum, namun sudah 2019 pula saat ini, yang tindakan nyata tak ada dari pemerintah,” tutup Inyiak. (Ola)
















