Museum Tuanku Imam Bonjol Terancam Tinggal Nama, Ada Apa?

Penulis -

Rabu, 2 Januari 2019 - 20:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasaman, Prokabar —  Museum Tuanku Imam Bonjol di Kecamatan Bonjol sangat memprihatinkan. Mulai dari patung tuanku yang sudah berlumut hingga atap dan gonjong museum sudah lapuk, sampai-sampai taman museum tak lagi terurus, membuat museum itu terancam hanya tinggal nama.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

“Jatuh ke dalam air mata ini melihat tempat bernanungnya sejarah di tanah Bonjol dibiarkan pemerintah begitu saja. Kemana pemerintah,” kata salah seorang tokoh masyarakat Bonjol, Inyiak (45).

Baru-baru ini, kondisi museum bertambah parah. Sudah sepekan lebih lampu mati di dalam museum akibat konslet. Gelap gulita pun menyergap di sisi-sisi dalam museum.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

“Sudah kami sampaikan kepada pemerintah, namun tidak ada tindakan. Kini pengunjung jadi kecewa saat datang ke museum,” tegas Inyiak.

Masyarakat berharap, Pemerintah Kabupaten Pasaman melalui instansi terkait supaya dapat memperhatikan kondisi museum.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

“Sejak dulu kami tanya, jawaban pemerintah selalu berkilah. Tahun ini lah, tahun esok lah untuk perbaikan museum, namun sudah 2019 pula saat ini, yang tindakan nyata tak ada dari pemerintah,” tutup Inyiak. (Ola)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB