Museum Rumah Kelahiran Buya Hamka Dibenahi, Kini Sudah Ada Pemandu

Penulis -

Selasa, 21 Mei 2019 - 21:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sungai Batang, Prokabar — Setelah kepergian almarhum Hanif (Kemenakan kandung Buya Hamka/ anak dari A.R. Sutan Mansur), pengelolaan Museum Rumah Kelahiran Buya Hamka di Jorong Batung Panjang, Nagari Sungai Batang, Kabupaten Agam, sempat terbangkalai.

Meski sempat beberapa kali dilakukan pengganti beberapa orang, namun selalu tidak bertahan lama. Akibatnya, salah seorang tenaga OB sempat memandu pengunjung. SDM yang tidak memadai, sempat membuat kamelut dan gaduh menerpa Museum Ulama Besar tersebut.

Setelah banyak dorongan semua pihak, perhatiannya kembali memberi cahaya. Pemkab Agam melalui Disdikbud dan Pemerintah Kecamatan Tanjung Raya melahirkan kebijakan hingga mendapat pengganti pemandu Museum bernama Ustad Dasri (50).

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Beliau salah satu Mubalig dan tenaga pendidik di MTsS Muhammadiyah Sungai Batang. Ustad Dasri paham betul seluk beluk sejarah Buya Hamka.

“Sejak kepergian almarhum Hanif, Museum Rumah Kelahiran Buya Hamka ini sangat memprihatinkan. Kondisinya seperti tidak terurus dan sering kali mengecewakan pengunjung. Rata-rata wisatawan yang datang didominasi dari Malaysia. Mereka sangat fanatik sama Buya Hamka, sehingga sangat marah bila ada pemandu salah kaprah memaparkan sejarah beliau,” ungkapnya.

Sehingga kegaduhan sempat terjadi ketika ada orang mengaku-ngaku keturunan Buya Hamka ke 13, padahal hanya sebatas satu suku saja.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Saat Ustad Dasri menjalankan amanah tersebut, berbagai pembenahan dan perbaikan mulai dilakukan. Diawali lemari pajangan buku hingga dinding-dinding yang tebal debunya.

“Pada bagian kunci lemari pajangan buku, sudah banyak yang tidak cocok lagi. Sehingga harus dilakukan pencocokan kembali. Bila ada yang rusak, harus diganti yang baru,” ungkapnya.

Selain Lemari dan dinding, alas lantai berupa tikar pandan juga sudah lusuh dan pudar. “Kondisi ini akan segera kami laporkan ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Agam. Pasalnya, instansi ini penanggungjawab cagar budaya di Kabupaten Agam,” tuturnya.

Zulkarnain, salah seorang warga sekaligus penjual buku Buya Hamka di sekitar museum menambahkan, sejak tanpa Pak Hanif, museum tidak lagi terurus sebagai mana mestinya.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

“Melalui kehadiran Pak Dasri ini, pelayanan dan kenyamanan pengunjung diharapkan semakin lebih baik. Karena ada saja oknum setempat menyalahgunakan nama Buya Hamka untuk kepentingan pribadi. Jika dilakukan dengan baik, tidak masalah. Parahnya, dilakukan dengan cara mengibuli pengunjung, itu kan buruk,” paparnya.

Untuk kedepan, pembenahan akan semakin ditingkatkan. “Dengan adanya kehadiran Ustad Dasri dengan control langsung Camat Tanjung Raya, Handria Asmi, Disdikbud dan Ninik Mamak setempat, diharapkan mampu meningkatkan destinasi wisata religius kehadiran depannya,” pungkasnya. (rud)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB