Trending | News | Daerah | Covid-19

Daerah

Mulai Besok, ASN Pemkab Agam Bekerja Di Rumah

Ilustrasi
Dibaca : 94

Agam, Prokabar — Pemerintah Kabupaten Agam mengeluarkan kebijakan Work Drop Home atau pegawai bekerja dari rumah. Ditetapkan untuk antisipasi penyebaran Covid-19. Kebijakan berlaku mulai Senin 6 April 2020 sampai pemberitahuan selanjutnya.

Sesuai Surat Edaran Bupati Agam nomor 800/938/BPKSDM-2020 tentang Penyesuaian sistem kerja Pegawai Aparatus Sipil Negara dan Aparatur Pemerintahan Nagari dalam rangka pencegahan Virus Corona (Covid – 19) di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Agam.

“Sejak kemarin, pemberlakuan kerja dari rumah sudah mulai. Terutama ibu hamil, pegawai usia di atas 55 tahun dan pegawai yang memiliki riwayat kesehatan kurang baik. Tapi formalnya dimulai Senin, 6 April 2020 esok,” ungkap Bupati Agam, Indra Catri.

Dijelaskannya, ASN dan aparatur pemerintahan nagari, dapat menjalankan tugas kedinasan dari rumahnya. Pengaturan internal diserahkan ke Kepala OPD dan wali nagari masing-masing sehingga penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan.

Akan tetapi bagi tenaga kesehatan yang memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat, tetap melaksanakan tugas seperti biasa. Begitu juga bagi pegawai yang bekerja sebagai sopir, petugas kebersihan, dan petugas operasional lainnya yang pekerjaannya tidak dapat dikerjakan dari rumah, pekerjaan tugas disesuaikan dengan kebutuhan.

“Ingat tetap berada di rumah. Jangan pergi kemana-kemana,” tegasnya.

Kepala OPD atau atasan langsung dari ASN bertanggung jawab dalam pendistribusian dan pengendalian pelaksanaan tugas. Untuk absensi pegawai, dilakukan melalui WhatsApp Group masing-masing OPD dengan cara melaporkan status kehadiran, pelaksanaan tugas yang telah dilakukan, serta jam masuk dan jam keluar.

“Namun jika dalam keadaan mendesak, pegawai dapat dipanggil kembali ke kantor. Jadi, selama jam kerja, pegawai diwajibkan mengaktifkan handphonenya. Agar mudah dihubungi. Selama pelaksanaan tugas kedinasan dari rumah, pegawai tidak diizinkan keluar daerah tanpa izin pimpinan,” pangkas Bupati Agam tersebut. (AMC/rud)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top