Mufidah Kalla dan Sekolah Tenun Terbesar. Di sini Tempatnya

Penulis -

Selasa, 8 Mei 2018 - 20:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batusangkar, Prokabar – Di pelosok, muncul Sekolah Griya Tenun terbesar di Indonesia. Itulah Lintau, Kabupaten Tanah Datar, Sumbar. Institusi perpaduan tradisional dan modern ini diresmikan Mufidah Jusuf Kalla, Selasa (8/5).

Sekolah itu Nagari Tigo Jangko, Kecamatan Lintau Buo, satu-satunya di provinsi tersebut. Tak tanggung-tanggung di sebelah sekolah juga ada rusunawa bagi peserta didiknya. Sebuah kurikulum khusus untuk keperluan sekolah ini juga sudah dirancang.

Mufidah Kalla menyampaikan latar belakang dibangunnya sekolah tenun ini tak lain karena, kian berkurangnya generasi muda terutama kaum perempuan dalam melakoni industri tenun. Saat ini, perempuan cenderung meninggalkan kampung halaman.
Mereka merantau yang belum tentu terjamin penghasilan dan kesejahteraannya.

“Sebagai sentra tenun terbesar di Indonesia, diharapkan sekolah ini bisa menjadi pemicu dan berkembangnya seni tenun di seluruh daerah di negara kita. Tenun di Minangkabau secara khusus memiliki potensi yang luas biasa, dengan corak dan warna yang khas hingga dikenal ke luar negeri,” terang dia.

Saat ini, pembangunan sekolah griya tenun belum seluruhnya rampung.
Kementrian Perindustrian masih akan mengelontorkan anggaran Rp11 miliar untuk membangun tempat pelatihan serta produksi.

“Populasi para pengrajin semakin berkurang, maka diharapkan para generasi perempuan dapat mewariskan kebudayaan tenun, ketimbang bekerja di luar daerah,” pungkas
Mufidah yang mempunyai darah asli ranah Minang.

Sementara itu, Bupati Tanah Datar, Irdinansyah Tarmizi mengungkapkan sekolah ini tidak hanya untuk anak-anak Lintau, melainkan juga direkrut dari kabupaten lain dan bahkan provinsi lain.

“Di sini mereka dilatih, di sini mereka memiliki keterampilan dan jika nantinya peserta didik ingin memperoduksi di sekolah tenun, pemerintah daerah pun siap untuk memfasilitasi keinginan tersebut,” tandas Irdinansyah.

Hadir dalam kesempatan itu itu Menteri PUPR Basuki Hadimulyono, Menteri Pendidikqn Muhajir, Bupati Tanahdatar, Ketua Dekranasda Sumbar Nevi Irwan Prayitno serta Direktur Jendral Indusrtri kecil Menengah Kementrian Perindustrian. (eym)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI
Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari
Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027
Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir
Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup
Merasa Dilecehkan Kadis, Staf Disparporabud Pasaman Lapor Polisi
Hasil 32 Besar Piala Dunia 2026; Kalah Adu Penalti dari Paraguay, Jerman Angkat Koper
Si Jago Merah Mengamuk Dua Unit Rumah Warga Lubuk Sikaping Tinggal Abu

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 14:35 WIB

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI

Senin, 28 September 2026 - 09:52 WIB

Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:51 WIB

Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:14 WIB

Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:48 WIB

Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB