Trending | News | Daerah | Covid-19

Peristiwa

Mufidah Kalla dan Sekolah Tenun Terbesar. Di sini Tempatnya

Dibaca : 601

Batusangkar, Prokabar – Di pelosok, muncul Sekolah Griya Tenun terbesar di Indonesia. Itulah Lintau, Kabupaten Tanah Datar, Sumbar. Institusi perpaduan tradisional dan modern ini diresmikan Mufidah Jusuf Kalla, Selasa (8/5).

Sekolah itu Nagari Tigo Jangko, Kecamatan Lintau Buo, satu-satunya di provinsi tersebut. Tak tanggung-tanggung di sebelah sekolah juga ada rusunawa bagi peserta didiknya. Sebuah kurikulum khusus untuk keperluan sekolah ini juga sudah dirancang.

Mufidah Kalla menyampaikan latar belakang dibangunnya sekolah tenun ini tak lain karena, kian berkurangnya generasi muda terutama kaum perempuan dalam melakoni industri tenun. Saat ini, perempuan cenderung meninggalkan kampung halaman.
Mereka merantau yang belum tentu terjamin penghasilan dan kesejahteraannya.

“Sebagai sentra tenun terbesar di Indonesia, diharapkan sekolah ini bisa menjadi pemicu dan berkembangnya seni tenun di seluruh daerah di negara kita. Tenun di Minangkabau secara khusus memiliki potensi yang luas biasa, dengan corak dan warna yang khas hingga dikenal ke luar negeri,” terang dia.

Saat ini, pembangunan sekolah griya tenun belum seluruhnya rampung.
Kementrian Perindustrian masih akan mengelontorkan anggaran Rp11 miliar untuk membangun tempat pelatihan serta produksi.

“Populasi para pengrajin semakin berkurang, maka diharapkan para generasi perempuan dapat mewariskan kebudayaan tenun, ketimbang bekerja di luar daerah,” pungkas
Mufidah yang mempunyai darah asli ranah Minang.

Sementara itu, Bupati Tanah Datar, Irdinansyah Tarmizi mengungkapkan sekolah ini tidak hanya untuk anak-anak Lintau, melainkan juga direkrut dari kabupaten lain dan bahkan provinsi lain.

“Di sini mereka dilatih, di sini mereka memiliki keterampilan dan jika nantinya peserta didik ingin memperoduksi di sekolah tenun, pemerintah daerah pun siap untuk memfasilitasi keinginan tersebut,” tandas Irdinansyah.

Hadir dalam kesempatan itu itu Menteri PUPR Basuki Hadimulyono, Menteri Pendidikqn Muhajir, Bupati Tanahdatar, Ketua Dekranasda Sumbar Nevi Irwan Prayitno serta Direktur Jendral Indusrtri kecil Menengah Kementrian Perindustrian. (eym)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top