Trending | News | Daerah | Covid-19

Dunia Perempuan

Mufidah Jusuf Kalla Kembali Ke Tanah Datar, Ini Agendanya

Dibaca : 1.4K

Tanah Datar, Prokabar – Ketua Umum Dekranas Hj. Mufidah Jusuf Kalla beserta rombongan akan mengunjungi Kabupaten Tanah Datar selama satu hari pada Senin (8/4).

Kegiatan RI-4 Istri Wakil Presiden RI di Tanah Datar yaitu peninjauan Sentra Industri Tenun Kabupaten Tanah Datar di Nagari Tigo Jangko Kecamatan Lintau Buo Utara, peninjauan salah satu Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Kemen PUPR di Nagari Tanjuang Bonai, peninjauan pembangunan Masjid Raya Tanjuang Bonai dan peresmian Gedung Promosi dan Pusat Oleh-Oleh Kabupaten Tanah Datar di Batusangkar.

Sentra Industri Tenun Kabupaten Tanah Datar merupakan sentra tenun terbesar di Indonesia diresmikan oleh Mufidah Jusuf Kalla pada hari Selasa 8 Mei 2018.

Keberadaan sentra tenun menjawab keinginan dan impian Mufidah selama ini. Mufidah Kalla berkeinginan melestarikan, membina dan ikut mengembangkan kearifan lokal yang menjadi kekayaan bangsa. Keinginan ini diungkapkan Mufidah dalam sambutannya saat peresmian Sentra Industri Tenun Tanah Datar pada tahun lalu.

Sentra Tenun tidak hanya untuk Tanah Datar tetapi untuk Sumatera Barat secara keseluruhan. Ke depan tidak hanya pengembangan songket dan tenun, bekerjasama dengan Yayasan yang Mufidah Jusuf Kalla miliki dapat dikembangkan kegiatan lain.

Sentra industri tenun dengan faslitas utama gedung produksi, gedung kantor UPTD, gedung celup dan menghani, pagar keliling dan landscape yang dibiayai melalui DAK Perindusrian tahun anggaran 2017, 2018 dan 2019 dengan total biaya Rp19,2 Miliar serta dilengkapi rusunawa dengan 35 kamar, fasilitasnya sekelas apartemen dengan pembiayaan Tugas Pembantuan Kementerian PUPR tahun anggaran 2017 dengan biaya Rp8,9 Miliar.

Peresmian Gedung Promosi dan Pusat Oleh-Oleh Kabupaten Tanah Datar, yang berlokasi di samping Gedung Indo Jolito Batusangkar. Bangunan satu lantai dengan rencana 2 lantai ini dibiayai melalui APBD Kabupaten Tanah Datar pada tahun 2018 sebesar Rp1,6 Miliar dan tahun 2019 sebesar Rp1,6 Miliar.

Dengan adanya gedung promosi ini, Industri Kecil dan Menengah (IKM) di Tanah Datar baik yang bergerak di bidang makanan, fashion dan sovenir dalam ditampilkan di sini, sehingga bisa menggerakkan ekonomi masyarakat dan menjadi daya tarik wisatawan datang ke Tanah Datar.(eym)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top