Jakarta, Prokabar – Karis Alika Islamadina atau yang akrab disapa Alika tahun ini mudik ke Bandung, Jawa Barat. Ia bersama keluarganya akan berkumpul di rumah neneknya.
“Mudiknya ke Bandung sama keluarga besar. Di sana mau kumpul di rumah nenek,” aku wanita kelahiran Sydney, Australia 24 Juni 1994 ini.
Berbeda dengan tahun sebelumnya, Alika membawa kendaraan sendiri. Namun kali ini kemacetan yang selalu terjadi di jalan tol menuju Bandung, Alika mengaku menyerah.

“Udah males nyetir. Nggak kuat macetnya di tol jadi kita sepakat naik kereta ke Bandung,” aku pelantun Andai Bintang ini.
Menurut Alika dibanding mencari tiket kereta, rupanya mencari penginapan di Bandung sulit. Apalagi banyak masukan ingin dekat dengan rumah neneknya.
“Pengennya dekat rumah nenek tapi hotelnya ingin yang enak. Kita kan keluarga besar jadi banyak pengen ini itu. Lama kelamaan harganya jadi mahal dan belum booking sampai sekarang,” jelas Alika ketika ditemui Prokabar.com di Ciputra Artpreneur, belum lama ini.
Jelang Lebaran beberapa hari lagi, keluarga Alika sudah menyiapkan baju seragam khusus untuk shalat Ied. “Baju kembaran untuk shalat Ied saja tapi khusus perempuan. Kalau laki-laki menyesuaikan saja tapi warnanya pastel,” aku Alika yang sengaja tak ambil job selama Ramadan ini.

Tak seperti tradisi kebanyakan, keluarga Alika tak menyediakan opor ayam untuk panganan di Hari Kemenangan.
“Keluargaku itu bukan penggemar opor. Nenek ku masak laksa khas Betawi. Itu tradisi makanan keluarga kami,” akunya.
Kepada sahabat Prokabar.com, Alika memberikan tips mudik. “Jaga kesehatan soalnya kan hectic harus keliling-keliling. Kalau rumahnya jadi tempat silaturahmi harus bersih-bersih apalagi nggak ada mbak yang bantu. Satu lagi kalau kelamaan di jalan cari hiburan aja seperti baca buku dan jangan lupa earphone,” ingatnya. (beb)
















