Trending | News | Daerah | Covid-19

Daerah

MTQ Agam Sebagai Pendorong Gerakan Nagari Madani

Dibaca : 501

Palembayan, Prokabar — MTQ Kabupaten Agam Ke 39 di Palembayan dihelat dengan meriah dan sambutan hangat masyarakat, Sabtu (7/3). Hal ini membuat Bupati Agam, Indra Catri dan Gubernur Sumatra Barat, Irwan Prayitno terkucak kagum dan gembira karenanya.

Kementerian Agama Sumatra Barat, Wakil Bupati Agam, Sekda beserta seluruh OPD, camat Se Kabupaten Agam, panitia suksesor kegiatan turut hadir. Sehingga MTQ kali ini menjadi luar Kecamatan Palembayan sebagai tuan rumah.

Akses sarana dan prasarana cukup memadai. Aktifitas sosial dan ekonomi berjalan meningkat. Ditambah dengan penuh harap keimanan dan teguh syariat Islam semakin bergelora karenanya.

MTQ di Palembayan ini, bisa terlaksana dengan maksimal dan menjadi tolak ukur iklim pembangunan yang saat ini tumbuh dengan baik. di Kecamatan ini juga memiliki segudang potensi dan masih terus harus dikembangkan.

Bupati Agam, Indra Catri dalam sambutannya mengatakan, pelaksanaan MTQ ini dapat menumbuh kembangkan kecintaan umat kepada Al Quran. Dan mendukung program strategis daerah yakni Gerakan Nagari Madani.

Selain itu, beliau juga berpesan agar seluruh OPD bersama Kementrian Agama, untuk saling bersinergi dalam memaksimalkan setiap Program Keagamaan.

“Begitu juga dengan niniak mamak, alim ulama, cadiak pandai dan tokoh masyarakat lainnya. Agar dapat memberikan bimbingan dan tuntunan yang baik pada generasi muda,” ungkapnya.

Kesuksesan kegiatan ini juga tidak terlepas dari peran aktif Camat Palembayan, Ridwan. Selaku panitia pelaksana, sangat paham akan keunikan dan karakteristik masyarakatnya.

Ia menghadirkan nuansa baru pada MTQ di Palembayan dengan menghadirkan 180 personil drum band Gita Abdi Praja IPDN regional Baso. Penampilan calon-calon abdi negara tersebut berhasil memukau seluruh penonton. Aksi mereka penuh atraksi dan harmoni musik. Gerak khas Pamong Muda IPDN itu, membuat tabjuk seluruh masyarakat dan tamu undangan.

“Agenda yang tidak kalah seru selanjutnya, sengaja disiapkan pada acara penutupan pada Rabu, 11 maret 2020 nanti. Beberapa diantaranya, malam penutupan dimeriahkan dengan Pawai Salawat Obor Khafilah. Peletusan meriam bambu tanda kemenangan dan ditutup dengan Pesta Kembang Api di langit Palembayan,” terang Ridwan.

Ia melanjutkan, semua hal tersebut tidaklah upaya segelintir orang, melainkan seluruh masyarakat Palembayan, Perantau dan tokoh masyarakat yang ikut berpartisipasi. Selalu memberikan dukungan penuh.

“Kami atas Pemerintah Kecamatan Palembayan, mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam mensukseskan kegiatan ini,” pungkasnya. (rud)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top