Padang, Prokabar – Madrasah Tarbiyah Islamiyah Sabilul Jannah (MTI Sabilul Jannah) melakukan perayaan pemberian ijazah. Acara ini terdiri dari tiga rangkaian acara, yaitu milad ke-19 MTI Sabilul Jannah (2003-2022), pemberian ijazah, dan wisuda tahfiz Kamis (9/6).
Pemberian ijazah diberikan kepada tiga orang santri, dan langsung diijazahkan oleh pimpinan Sabilul Jannah, Buya Dasliman. Sedangkan untuk wisudawan tahfiz sebanyak 24 orang yang terdiri dari 2 orang santri dan 22 santriwati.
Semula, wisudawan tahfidz akan diikuti oleh 44 orang santriwan/wati. Namun hanya 24 orang yang turut hadir ke sekolah. Selebihnya tidak mengikuti, karena terkendala biaya yang dibebankan sekolah sebesar Rp. 500.000.
Masyarakat kita yang mensekolahkan anaknya ke MTI Sabilul Jannah banyak yang kekurangan dari segi ekonomi, ucap Buya Dalisman.
Perayaan pemberian ijazah ini terdiri beberapa rangkaian acara. Acara juga dimeriahkan oleh penampilan Randai dan Silat yang bersumbu pada adat dan tradisi masyarakat Minangkabau. Syarak dan adat melebur dalam perayaan ini. Hal itu selaras dengan apa yang diamanahkan oleh Syekh Sulaiman Arrsuli (Inyiak Canduang), adat dan syarak seperti aur dan tebing, sandar menyandar keduanya.
Program Tahfidz merupakan salah satu unghulan di MTI Sabilul Jannah. Buya Dalisman menyampaikan bahwa terdapat alumni MTI Sabilul Jannah yang tahfidz sampai 30 Juz.
Program unggulan ini sudah banyak dilakukan oleh sekolah-sekolah lain, tapi program tahfidz di MTI Sabilul Jannah seiris dengan pendalaman kitab kuning. MTI Sabilul Jannah bukan hanya melahirkan para tahfidz, tapi juga tahfidz yang mampu memahami al-Quran.
Turut hadir dalam acara ini bapak Ruma Yul Anwar selaku Bupati Pesisir Selatan, Kamenag yang diwakili Kasi PD Pontren, Pengurus Wilayah Sekretaris Ikatan Pemuda Tarbiyah-Perti Ferdi Ferdian, STHI, M.Si, PD Tarbiyah-Perti yang diwakili Dr. Heri Surikno, MA, serta masyarakat umum.
Dalam rangkaian acara ini, PD Tarbiyah-Perti menyerahkan dua buku yang telah ditulis oleh jamaah Tarbiyah-Perti yang kemaren (8 juni 2022) di louncing di Dinas Gubernuran pada acara Milad Persatuan Tarbiyah Islamiyah (Tarbiyah-Perti) Provinsi Sunatera Barat.
Buku ini diserahkan langsung oleh PD Tarbiyah-Perti, Sekretaris IPTI kepada buya Dalisman, Kasi PD Pontren, pimpinan Pondok Pesantren Nurul Yakin, dan Bupati Pesisir Selatan. (*)
















