Misteri Syekh Guguk Katur, Buyut Buya Hamka

Penulis -

Sabtu, 11 Mei 2019 - 22:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sungai Batang, Prokabar — Syekh Guguak Katur dengan nama asli Abdullah Saleh, merupakan buyut dari Buya Hamka. Tidak banyak catatan sejarah kapan ia lahir. Namun berdasarkan mejan atau menhir makamnya, tertera tanggal 17 Muharam 1285 Hijriah.

Makam tersebut terletak di sebuah bukit di Jorong Nagari, Kenagarian Sungai Batang, Kacamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam. Sekitar 100 meter di lokasi itu, juga terdapat makam anaknya Syekh Muhammad Amrullah atau Tuanku Kisai (Kakek dari Buya Hamka).

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Menurut catatan Buya Hamka tertuang di buku Ayahku, beliau bersuku Tanjung, anak buah dari Datuak Rajo Endah. Dalam keterangan ayahnya Haka, Ungku Syekh Suku Tanjuang atau Tuanku Guguak Katur itu seorang ulama besar perhatiannya kepada Ilmu Tasauf. Sehingga kitab Hikam Ibnu Athaillah hafal dan dikuasainnya.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Abdullah Saleh sangat cerdik dan ahli adat istiadat Minangkabau. Sehingga bila terjadi permasalahan mengenai perkara adat seperti harta pusaka dan persoalan lainnya, ia selalu menjadi pemberi solusi.

Syekh Guguk Katur juga sangat paham dan mempelajari khalwat, pelajaran didapat Kitap Imam Al Ghazali. Yaitu mengasingkan diri ke tempat yang sunyi untuk bertafakur dan beribadah. Kegiatan itu sering dilakukan di sebuah surau Guguk Katur. Di sana, ia membuat pincuran air mengalir jernih.

Baca Juga :  Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Di samping itu, terdapat hamparan batu putih, yang bisa digunakan untuk sholat. Batu itu seperti guguk (tanah munggul), padahal di atasnya datar. Dan tempat itu sering digunakannya untuk sholat tahajud.(rud)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB