Daerah

Misteri Syekh Guguk Katur, Buyut Buya Hamka

Sungai Batang, Prokabar — Syekh Guguak Katur dengan nama asli Abdullah Saleh, merupakan buyut dari Buya Hamka. Tidak banyak catatan sejarah kapan ia lahir. Namun berdasarkan mejan atau menhir makamnya, tertera tanggal 17 Muharam 1285 Hijriah.

Makam tersebut terletak di sebuah bukit di Jorong Nagari, Kenagarian Sungai Batang, Kacamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam. Sekitar 100 meter di lokasi itu, juga terdapat makam anaknya Syekh Muhammad Amrullah atau Tuanku Kisai (Kakek dari Buya Hamka).

Menurut catatan Buya Hamka tertuang di buku Ayahku, beliau bersuku Tanjung, anak buah dari Datuak Rajo Endah. Dalam keterangan ayahnya Haka, Ungku Syekh Suku Tanjuang atau Tuanku Guguak Katur itu seorang ulama besar perhatiannya kepada Ilmu Tasauf. Sehingga kitab Hikam Ibnu Athaillah hafal dan dikuasainnya.

Abdullah Saleh sangat cerdik dan ahli adat istiadat Minangkabau. Sehingga bila terjadi permasalahan mengenai perkara adat seperti harta pusaka dan persoalan lainnya, ia selalu menjadi pemberi solusi.

Syekh Guguk Katur juga sangat paham dan mempelajari khalwat, pelajaran didapat Kitap Imam Al Ghazali. Yaitu mengasingkan diri ke tempat yang sunyi untuk bertafakur dan beribadah. Kegiatan itu sering dilakukan di sebuah surau Guguk Katur. Di sana, ia membuat pincuran air mengalir jernih.

Di samping itu, terdapat hamparan batu putih, yang bisa digunakan untuk sholat. Batu itu seperti guguk (tanah munggul), padahal di atasnya datar. Dan tempat itu sering digunakannya untuk sholat tahajud.(rud)

Berani Komen Itu Baik
Loading...
To Top