Peristiwa

Miris, Shelter Beralih Fungsi Sebagai Tempat Maksiat dan Menggunakan Narkotika

Padang, Prokabar – Kondisi shelter tsunami di Kelurahan Ulak Karang Utara Kota Padang sangat mengkhawatirkan. Bagaimana tidak, sarana dan prasarana yang semestinya digunakan sebagai lokasi evakuasi warga jika sewaktu-waktu terjadi bencana gempa disertai tsunami, malah dijadikan oleh muda mudi sebagai tempat berkumpul dan melakukan perbuatan yang dilarang norma agama.

Ketua RT 1/RW 4 kelurahan Ulak Karang Utara, Lismi Hasan Walidin mengatakan jika beberapa waktu lalu ia bahkan memergoki pasangan muda mudi di lokasi tersebut, tepatnya di bagian kamar pada lantai atas selter. Tidak hanya itu, ia juga pernah menemukan pelajar sekolah menengah pertama yang diduga menggunakan narkotika di areal tersebut.

“Anak SMP berpakaian sekolah saya pergoki menggunakan narkotika di kamar bagian atas bagunan tersebut. Dulu juga pernah saya menemukan kasur, dan juga celana dalam perempuan di kamar tersebut,” ucapnya.

Selain sempat beralih fungsi sebagai tempat berkumpulnya muda mudi, Lismi juga prihatin terhadap kondisi bagunan tersebut. Beberapa sarana pendukung selter seperti listrik dan toilet tidak lagi berfungsi maksimal, dan bahkan sebagian instalasi kelistrikan pada selter tersebut juga telah hilang dicuri orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

“Pada awalnya kami warga se Ulak Karang ini pada senang dengan didirikan shelter ini ya. Tapi sekarang, lampu sudah habis diputusin, di lantai atas itu tempat maksiat, ada LGBT, narkoba. Di lantai atas itu juga tidak ada tempat pembuangan air, sehingga air kerap menumpuk,” ujarnya.

Lismi menambahkan, kondisi seperti itu telah berlansung sejak satu tahun terakhir. Saat ini, warga sangat berharap adanya perhatian dari pihak terkait, terutama pemerintah Kota Padang untuk dapat mengawasi keberadaan selter tersebut agar tidak lagi disalahgunakan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

“Berbagai upaya telah dilakukan oleh masyarakat, dengan merantai pintu masuk shelter, namun kemaren disuruh buka lagi. Kini kami berharap Satpol PP dapat melakukan razia ke tempat ini, terutama pada malam hari,” tutup Lismi. (eym)

Berani Komen Itu Baik
Tirto.ID
Loading...
To Top