Pesisir Selatan, Prokabar – Jembatan di Nagari Puluik-Puluik, Kecamatan Bayang Utara, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Sumbar, nyaris ambruk. Jembatan tersebut berada dijalan utama menuju ojek wisata jembatan akar.
Jembatan yang terbuat dari material kayu, kini, kondisinya sudah berlubang akibat beberapa kayu sudah lapuk ditelan usia. Satu per satu bantalan serta papan lantai pun mulai patah dan siap menunggu roboh.
Jembatan itu merupakan akses utama bagi warga setempat dan pengunjung hendak berwisata ke jembatan akar yang cukup tersohor itu.
Warga setempat, Martunis (36) mengungkapkan, kondisi jembatan ini kian menakutkan apalagi pada malam hari, susah melihat mana yang berlubang atau tidak, harus ekstra hati-hati. Terlebih kalau ada yang datang dari arah berlawanan.
Ia menambahkan, panjang jembatan tersebut lebih kurang 15 meter dan lebar 4 meter sudah tidak layak dilalui oleh kendaraan roda dua apalagi roda empat.
“Kami sudah pernah memperbaiki jembatan ini, namun tidak bertahan lama, karena keterbatasan biaya dan tenaga, hingga kini belum ada tanda-tanda jembatan tersebut diperbaiki oleh pemerintah setempat, “ujarnya.
Padahal, sambungnya, jembatan itu akses satu-satunya pintu masuk utama ke objek wisata jembatan akar.”Kondisi jembatan itu tidaklah layak lagi untuk dilalui, baik berjalan kaki maupun pakai kendaraan, sebeb semuanya sudah lapuk,” ujarnya pada Prokabar.com Kamis (12/12).
Warga lainnya, Darmawan (63) mengatakan, pemerintah agaknya tidak serius memperhatikan objek wisata, sebeb jembatan menuju ke objek wisata jembatan akar diabaikan.
“Iya, pemerintah tidak peduli dengan objek wisata, buktinya jembatan menuju objek wisata jembatan akar saja dibiarkan, “ujarnya.
Lanjut, Darmawan berkata, jika ada kendaraan datang dari arah berlawanan, maka salah satunya harus mengalah, di sana hanya ada satu jalur yang bisa dilewati oleh jenis kendaraan.
“Kalau pemerintah tidak secepatnya memperbaiki jembatan tersebut maka akan roboh dan bakal memekan korban, karena semuanya sudah lapuk,” ujarnya lagi.
Mayoritas, warga setempat, berharap kepada pemerintah untuk secepatnya memperbaiki jembatan tersebut, karena tidak lama lagi akan menghadapi libur pergantian tahun, tentu pengunjung luar kabupaten bahkan provinsi bakal banyak yang datang ke objek wisata jembatan akar.
Hungga berita ini diturunkan belum dapat dikonfirmasi kepada pihak yang berwenang,(min)
















