Minyak Goreng Langka di Tanah Datar

Penulis -

Kamis, 17 Februari 2022 - 10:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanah Datar, Prokabar- Minyak goreng menjadi barang langka di pasaran, dan tak terkecuali si kabupaten Tanah Datar. Sejak harga minyak tersebut turun perliternya, minyak goreng sulit didapatkan di kedai dan toko grosir.

Salah seorang pedagang grosir di Nagari Pagaruyung saat ditanyai mengaku tidak lagi dapat pasokan minyak goreng. Hal ini telah berlansung sejak beberapa hari terakhir.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

” minyak goreng murah tidak ada lagi pak,” jawab ana dan diamini oleh suaminya.

Ia mengaku, sudah lima hari tidak menjual minyak goreng murah. Ia pun tidak mengetahui penyebab langkanya minyak goreng saat ini.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

” di pasar pun uda cari, sulit. Itu semua merek yang tidak ada. Tidak tahu juga penyebabnya da,” lanjutnya.

Sementara itu, salah seorang pedagang mekanan di kota Batusangkar juga mengakui sulit mendapatkan minyak goreng. Hanya toko atau kedai tertentu saja yang masih menyediakan minyak goreng.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

” tadi ada dapat 2 liter, itu harga Rp. 31.000 merek sari murni,” ungkap Nel.

Nel berharap, pemerintah dapat mengatasi kelangkaan yang terjadi. Pasalnya, minyak goreng sangat dibutuhkan, baik untuk usaha maupun kebutuhan rumah tangga. (eym)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB