Pesisir Selatan, Prokabar — Sebanyak Rp12 miliar anggaran Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) Sumatera Barat (Sumbar) dipangkas.
Dipangkasnya anggaran PSDA tersebut, akibat Covid-19 yakni anggran Dana Alokasi Khusus (DAK) Kementerian maupun dari APBD Pessel.
Sekretaris PSDA Pessel, Sukma Roni mengatakan, pemangkasan anggaran tersebut dilakukan untuk penanganan penyebaran Covid-19.
“Total keseluruhan sekitar Rp12 miliar, sekitar Rp6 miliar yang bersumber dari DAK, dan Rp6 miliar lagi dari APBD, “ujarnya pada Prokabar.com, Senin (15/6). Di Ruangan Kerjanya.
Akibat pemangkasan itu, beberapa pengerjaan fisik seperti irigasi, drainase dan pengamanan tabing sungai di Pessel, tidak bisa dikerjakan.
“Pengerjaan irigasi, drainase pengamanan tebing sungai tidak bisa dikerjakan, atau dihentikan, “ungkapnya.
Sukma menjelaskan, adapun pengerjaan fisik yang dibatalkan yang bersumber dari DAK Kementerian di Pessel, diantaranya pengerjaan irigasi Tanah Kareh, Batangkapas dengan total anggaran Rp300 juta, Irigasi Tabek Simpudiang, Kecamatan Sutera, total Rp1,2 miliar.
Selanjutnya, irigasi Lubuek Aie Bayang Rp1,7 miliar, irigasi Aie Nikek Basa Ampek Balai Tapan Rp1,1 miliar, irigasi Ambacang Lengayang Rp400 juta, irigasi banda panjang Sutera Rp750 juta, dan Lubuak Aguang Rp736 juta.
“Pekerjaan irigasi yang dibatalkan dari dana DAK ada sebanyak 7 pekerjaan, “jelasnya.
Sedangkan untuk pekerjaan fisik yang bersumber dari APBD diantaranya, drainase kantor Kejaksaan Balai Selasa Rp380 juta, drainase Pasar Impres Batangkapas Rp677 juta, Talang Balarik, Basa Ampek Balai Tapan Rp540 juta.
Selanjutnya, pengaman tebing sungai Batang Lengayang Pasar Gombong Rp470 juta, Batang Lengayang Medan Baik Rp385 juta, Sungai Batang Salido Bungo Pasang Rp420 juta, dan Muaro Pantai Karang Labuang Lakitan Rp377 juta.
“Intinya, semua pekerjaan tender tidak bisa dilaksanakan, karena langsung dipotong. Kalau sumber dari pokir atau aspirasi anggota DPRD tetap dikerjakan,” ujarnya lagi.
Ia menambahkan, total anggaran Dinas PSDA tahun 2020 senilai Rp36,5 miliar, yang bersumber dari DAK dan APBD dan dari luar negeri sekitar Rp11 miliar.
“Sementara, untuk yang Rp11 miliar, masih menunggu perencanaan dari orang balai, yaitu tiga lokasi seperti, Sambungan Irigasi Lubuak Aguang, Lengayang Rp3,2 miliar. Di sungai Sirah Lunang Rp3,2 miliar juga dan Duikorah Batangkapas Rp3,2 miliar. Sisanya, untuk ATK, Bensin dan perjalanan dinas, “tutupnya. (min)
















