BATUSANGKAR – Informasi negatif maupun berita hoaks yang simpang siur tentang vaksinasi Covid- 19 di tengah masyarakat, masih saja berseliweran. Namun itu tak membuat gentar lansia seperti Dt Jumharman (74) untuk disuntuk vaksin.
Dengan yakin, wartawan salah satu media online itu ikut divaksin pada Maret dan pertenghan April 2021 lalu di Puskesmas Lima Kaum, Tanah Datar. Dia ikut vaksinasi bersama 63 calon jamaah haji Tanah Datar.
“Saya sudah divaksinasi Covid jenis Sinovac dua kali, Selasa (13/3) dan Kamis (13/4),” ujar Dt Jumharman.
Dt Jumharman bahkan menantang informasi hoaks yang dihembuskan oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab dengan menyebutkan vaksin itu membahayakan serta haram.
“Saya baik-baik saja kok usai divaksin,” tambahnya.
Dua bulan berlalu, dirinya masih segar bugar tanpa kurang sesuatu apapun. Malah dirinya merasa haqul yakin dan percaya diri terhindar dari Covid yang mematikan itu.
Dt Jumharman menghimbau terutama para lansia tidak mempercayai hoaks karena itu membuat banyak lansia di Tanah Datar Luhak Nan Tuo menjadi takut, sehingga banyak lansia kebingungan dan takut melaksanakan vaksinasi.
Buktinya, sejak dicanangkan vaksinasi gratis oleh Pemkab Tanah Datar pada Maret hingga minggu ketiga April 2021, baru 387 orang yang mengambil kesempatan tersebut dari 38.116 vaksin yang tersedia.
Untuk memacu target yang ada, dan memutus mata rantai Covid, maka sosialisasi harus dilakukan oleh semua pihak, yakni pemerintah daerah, dinas kesehatan, OPD terkait, satgas Covid-19, mencakup satgas nagari, satgas kecamatan, dan satgas kabupaten serta para lansia yang telah divaksin.
“Saya sebagai kader Satgas Covid Nagari Baringin sekaligus pemuka masyarakat akan terus maju mengsosialisasikan eksistensi vaksinasi Covid kepada masyarakat terutama para lansia yang belum melaksanakan vaksinasi,” tuturnya. (vina)
















