Daerah

MES Kota Padang Tingkatkan Pemahaman Ekonomi Syariah Dikalangan Masyarakat

Padang, Prokabar — Ketua Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Kota Padang Hendri Septa mengungkapkan, pemahaman masyarakat tentang ekonomi syariah dinilai perlu terus ditingkatkan.

Menurutnya masih banyak kalangan masyarakat yang mengenal ekonomi syariah di permukaan, belum menyentuh pada hakikatnya. Hal tersebut diutarakannya saat rapat Kerja bersama seluruh pengurus MES di aula Alun Nan Tongga Bank Indonesia, Selasa (10/9).

Lebih lanjut Hendri mengatakan, dengan adanya sosialisasi yang akan dilakukan, maka pemahaman masyarakat akan semakin tinggi tentang ekonomi syariah. Yang selama ini masyarakat hanya berkecimpung di konvensional dapat pindah ke syariah.

Ia mengungkapkan, saat ini pemerintah pusat sedang melirik perkembangan ekonomi syariah di Kota Padang. Hal ini menjadi tantangan, bagaimana ekonomi syariah dapat berkembang kedepan.

“Kita punya masjid dan musala yang selalu memungut infak dan wakaf, bagaimana semua itu kita kelolah dan dijadikan Bank wakaf. Kemudian baru saja Pemko Padang telah melaunching gerakan mari berwakaf pada 1 Muharram 1441 Hijiriah. Kita berharap bagaimana berkontribusi terhadap hal itu, sehingga gerakan MES bisa dirasakan oleh masyarakat,” jelas Hendri yang juga Wakil Walikota Padang itu.

Hendri berharap, melalui rapat kerja sekaligus sosialisasi dan koordinasi pengembangan ekonomi syariah, akan dapat menghasilkan langkah-langkah konkrit untuk kemajuan ekonomi syariah di Kota Padang.

“Hari ini hadir dewan pakar, dewan pembina, akademisi, wirausahaan, dari pemerintahan dan unsur politisi. Dengan pertemuan ini kita benar-benar serius bagaimana ekonomi syariah dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tutupnya.

Sementara itu, dewan Pakar MES Kota Padang Darwisman mengatakan, untuk mendorong perekonomian syariah di Kota Padang dapat dilakukan dengan mengoptimalkankan peran LJK syari’ah, koperasi syariah dan mendorong KJKS menjadi LMKS dengan permodalan yang kuat dan skala usaha yang lebih besar melalui penggabungan (Marger dan konsolidasi).

“Kita juga perlu mendorong pelaku Sektor Jasa Keuangan (SJK) termasuk koperasi syariah dan 104 KJKS untuk meningkatkan penetrasi pasar dengan melakukan berbagai kerjasama dan penerbitan sesuai kebutuhan pasar,” ungkap Darwisman yang juga kepala perwakilan OJK Sumbar itu.

Senada dengan itu, ketua dewan pembina MES Kota Padang Wahyu Purnama mengatakan, sosialisasi tentang ekonomi syariah juga harus didukung oleh ulama dan ustadz di Kota Padang. Bagaiman para ustadz dan ulama di Kota Padang dalam menyampaikan ceramah, salah satu materinya mengenai ekonomi syariah.

“Selanjutnya, juga dapat dilakukan melalui pemerintahan, para pemimpin perguruan tinggi di Kota Padang serta unsur lainnya,” jelas Wahyu yang juga Gubernur BI itu, sembari membuka rapat kerja MES Kota Padang. (rel/hdp)

Berani Komen Itu Baik
Loading...
To Top