Merdeka dalam Kerumunan

Penulis -

Jumat, 19 Agustus 2022 - 19:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh : Vinna Melwanti

HUT RI ke-77 di seluruh Tanah Air pada Kamis 17 Agustus 2022, diwarnai luapan kegembiraan. Pedagang pasar, petani, nelayan mengadakan upacara sendiri. Perayaannya ada dimana-mana dilakukan sejak pekan pertama Agustus. Di Istana Negara, upacara hidmat, berwibawa dan membesarkan hati.
Bahkan suasana cair ketika Farel Prayoga, seorang bocil berhasil “menguasai” Istana. Ia membawakan lagu riang Abah Lala berjudul “Ojo Dibandingke.”

Suasana membuncah, bahkan sampai-sampai serombongan youtuber Malaysia sengaja datang ke Jakarta untuk membuat konten HUT RI. Memang sejak negeri dilanda Covid-19, perayaan-perayaan ditiadakan atau dibatasi. Setelah wabah mereda, maka merdekalah gerak anak bangsa. Merdeka dalam kerumunan.

Dua tahun terhalang dan pada 2022 bisa dilaksanakan dengan normal meski tetap menjaga aturan memakai masker, merupakan sebuah moment yang menarik. Usai Covid-19 lomba-lomba semarak, termasuk lomba pornoaksi yang diprotes oleh seorang netizen. “Jika lomba begini diteruskan, akan dicontoh anak-anak,” katanya. Lomba itu bisa memecahkan balon di bokong orang yang di depan, dengan cara menabraknya dengan badan, persis adegan pornoaksi.

Baca Juga :  Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Di Istana Presiden Jokowi dan Wapres serta semua pejabat memakai baju adat bebagai suku di Indonesia. Ini sebuah konfigurasi nyata dalam sebuah selebrasi tentang Indonesia. Upacara HUT RI, dengan demikian bukan sekadar upacara tapi menjadi sebuah pentas untuk pakaian daerah.

Di luar Istana, suasana seperti lebaran. Di kampung-kampung sebagaimana terlihat di siaran televisi dan medsos, dipasang umbul-umbul, ada pentas kesenian dan jualan kuliner. Yang selama ini hanya melihat-lihat saja, sekarang ikut upacara. Ini menambah panjang daftar pelaksanaan upacara di kantor-kantor dan sekolah serta pesantren.

Beberapa hari sebelumnya, di medsos dan watshApp beredar twibbonize, “77 Tahun HUT RI, Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat”. Tentu saja dilengkapi pilihan foto tergagah dan tercantik masing-masing. Mereka membagikannya ke semua nomor kontak dan grup, persis ucapan selamat lebaran. Anak-anak muda melakukan perayaan dan selebrasi serta memakai hari kemedekaan dengan cerdas dan gaya mereka masing-masing.

Baca Juga :  Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Farel Prayoga
———————–

Farel bocil Banyuwangi, mencuri perhatian Indonesia ketika ia tampil dalam rangkaian upacara HUt Ri di Istana. Lagu yang ia bawakan ciptaan Abah Lala, “Ojo Dibandingke. Bocil kelahiran 8 Agustus 2010 ini, menyebab sejumlah menteri bergoyang.

Menteri Keuangan Sri Mulyani berjoget spontan bersama beberapa menteri; Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah, dan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto. Presiden Jokowi yang sedang duduk, tercengang, kemudian berdiri dan asik dengan alunan si bocil.

Yang membuat para menteri berjoget kabarnya karena lirik ini:

// Wong ko ngene kok dibanding-bandingke
(Orang seperti ini kok dibanding-bandingkan)

Saing-saingke yo mesti kalah
(Dipersaingkan ya mesti kalah)

Baca Juga :  Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Tak oyako aku yo ora mampu
(Ku kejar pun aku ya tidak mampu)

Mung sak kuatku mencintaimu
(Hanya sekuatku mencintaimu) //

Semua terlihat gembira, kecuali Kapolri yang datang pagi itu ke Istana dengan beban berat di pundaknya. Beban berat tersebut belum terurai, sementara pada saat yang sama sejumlah warga Jambi mengadakan upacara HUT RI di dekat makam mendiang Brigadir Joshua. Ini diwarnai tangis histeris.

Indonesia dalam suasana 17 Agustusan kali ini memang beda. Terasa sekali kemeriahan hari kemerdekaan. Kini 77 tahun sudah Indonesia merdeka, bendera yang dikibarkan dari kain yang warnanya tidak buram, bahkan baru. Berbeda di tahun pertama kemerdekaan, kain langkah karena disita Jepang. Rakyat banyak yang membuat bendera dari kertas minyak.

Kian ke sini, Indonesia kian pulih dan semoga kuat. Alhamdulillah. Merdeka. *

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Penanganan Karhutla Indonesia Berbasis Teknologi
Pendidikan Gratis, Jalan Menuju Indonesia yang Cerdas, Adil dan Makmur
IKHLAS itu MUDAH
Menata Ulang Lanskap Kebijakan Kesejahteraan: Dari Ilusi Desil Menuju Taksonomi Pendapatan Berbasis Keadilan Konstitusional
Sekolah Berbasis Potensi, Minat dan Bakat Anak
Munajat Cinta di Sepenggal Tanah Surga
Muktamar NU ke-35, Menentukan Arah Khidmah NU dan Masa Depan Umat
Di Tanah Kelahiran, Harapan Kami Menggantung di Ujung Pena Regulasi
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 11:11 WIB

Penanganan Karhutla Indonesia Berbasis Teknologi

Selasa, 29 September 2026 - 10:10 WIB

Pendidikan Gratis, Jalan Menuju Indonesia yang Cerdas, Adil dan Makmur

Minggu, 13 September 2026 - 05:44 WIB

IKHLAS itu MUDAH

Rabu, 2 September 2026 - 13:57 WIB

Menata Ulang Lanskap Kebijakan Kesejahteraan: Dari Ilusi Desil Menuju Taksonomi Pendapatan Berbasis Keadilan Konstitusional

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:36 WIB

Sekolah Berbasis Potensi, Minat dan Bakat Anak

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB