Menteri KKP : Solusi Pengendalian KJA Digeser dari Danau ke Darat

Penulis -

Kamis, 3 Juni 2021 - 20:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Agam, Prokabar — Usai dikunjungi Menteri PPN/BAPENAS, dan Menteri Pariwisata Ekraf, kini giliran Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP), Wahyu Sakti Trenggono ke Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Kamis (3/6).

Melihat kondisi Danau Maninjau dan bertemu langsung Bupati Agam bersama Forkopomda beserta jajaran.

“Modelnya seperti apa, dari kami Kementerian Kelautan dan Perikanan, peralihan bagaimana rakyat petani keramba ini bergeser dari danau ke darat,” ungkapnya usai melihat dan berdiskusi dengan Bupati Agam bersama forkopimda.

Menurutnya, kondisi itu tidalah mengubah dan bisa disiasati dengan pengalihan agar penyedotan limbah yang membuat danau tercemar, bisa diatasi.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

“Dan kami tadi sudah meminta Bupati Agam untuk menyediakan lahan agar pengalihan masyarakat dan petani KJA ini dari danau ke darat bisa terlaksana. Jadi tidak berubah. Bukan berarti mereka tidak bisa lagi jadi nelayan. Namun kalau ingin danau ini menjadi bersih, maka harus diistirahatkan sementara, agar proses penyedotan limbah pakan ikan dalam danau dapat terlaksana,” ujarnya.

Proses penggeseran memang harus dilakukan, terutama dari danau ke darat. Petani tetap dapat melakukan usaha perikanan namun harus beralih ke darat. Apalagi jumlahnya sudah tidak lagi sesuai kapasitas Danau Maninjau.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Sementara itu, Bupati Agam Andri Warman sangat senang dan bahagia atas tingginya perhatian Pemerintah Pusat kepada Kabupaten Agam. Terutama dalam penyelamatan dan penanganan Danau Maninjau.

“Kita sangat senang atas kehadiran tiga Menteri. Pertama Menteri KKP, kedua Menteri Pariwisata dan Ekraf, dan ketiga Menteri PPN/BAPENAS. Seiring dengan koordinasi dengan Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi (Marves), Luhut Binsar Pandjaitan, penanganan Danau Maninjau harus tuntas dan telah dianggarkan untuk penyedotan limbah pakan ikan,” terangnya.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Dukungan semua pihak termasuk masyarakat sangat diharapkan. Karena pembenahan dan pengembangan maupun pengelolaan dapat lebih maksimal.

“Kita tegaskan, kita tidak menghapuskan keramba jaring apung. Tapi kita menata agar lebih tertata dan Danau Maninjau terselamatkan. Namun sektor perikanan tetap bisa jalan dalam waktu jangka panjang. Sektor pariwisata dan pertanian pun bisa dikembangkan,” pungkasnya. (rud)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB