Menteri Agama Serahkan Rp100 juta untuk korban Banjir Bandang Lintau

Penulis -

Senin, 15 Oktober 2018 - 21:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanah Datar, Prokabar – Menteri Agama Republik Indonesia Lukman Hakim Saifudin secara spontan menyerahkan bantuan berupa uang kepada pemerintah Kabupaten Tanah Datar atas bencana longsor dan banjir bandang di Lintau, Tanah Datar, Sumatera Barat.

Bantuan yang diserahkan langsung Menteri Lukman ini diterima Bupati Tanah Datar diwakili Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yuhardi didampingi Gubernur Sumbar Irwan Prayitno pada acara pembukaan Batusangkar Internasional Conference oleh IAIN Batusangkar di Hotel Emersia Batusangkar, Senin (15/10). Jumlah bantuan sebesar Rp100 juta untuk korban bencana longsor dan banjir bandang di Lintau.

Di hadapan Gubernur dan narasumber serta ratusan peserta seminar, Menteri Lukman katakan, pagi ini dia mendapatkan informasi di Lintau, Tanah Datar telah terjadi longsor dan banjir bandang.

“Ada korban jiwa, luka-luka dan korban material, saya secara spontan bersama seluruh ASN di lingkungan Kementerian Agama tergerak untuk membantu korban sebesar Rp100 juta,” ucapnya.

Menteri juga tambahkan, dengan diserahkan bantuan ini dapat meringankan beban korban dan kita doakan keluarga yang tertimpa musibah tabah menghadapi cobaan ini.

“Mudah-mudahan bantuan ini bisa meringankan beban korban bencana,” ucapnya.

Sementara Bupati Tanah Datar, Irdinansyah Tarmizi, katakan banjir bandang di Tanjung Bonai kecamatan Lintau Buo Utara, setidaknya menewaskan enam orang, dimana tiga orang korban terdiri dari ibu dan dua anak.

Kemudian dua orang pengendara motor yang akan menyampaikan ceramah agama di salah satu masjid di Lintau serta seorang pengendara yang diketahui berprofesi sebagai tukang ojek.

Selain itu enam orang warga dirawat di Puskesmas Lintau Buo Utara, dan satu orang dirawat di RSUD Hanafiah Batusangkar.

Banjir bandang itu terjadi pada Kamis (11/10) sore. “Pasca bencana pemerintah daerah telah menetapkan masa Tanggap Darurat selama tujuh hari kedepan,” katanya saat ditemui Menteri di Rumah Dinas Indojolito, sekaligus membezuk bupati yang dalam keadan kurang sehat.

Bupati juga ucapkan terimakasih atas bantuan dan do’anya untuk meringankan beban korban bencana di Lintau dari jajaran Kementerian Agama RI.(eym)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI
Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari
Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027
Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir
Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup
Merasa Dilecehkan Kadis, Staf Disparporabud Pasaman Lapor Polisi
Hasil 32 Besar Piala Dunia 2026; Kalah Adu Penalti dari Paraguay, Jerman Angkat Koper
Si Jago Merah Mengamuk Dua Unit Rumah Warga Lubuk Sikaping Tinggal Abu
Tag :

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 14:35 WIB

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI

Senin, 28 September 2026 - 09:52 WIB

Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:51 WIB

Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:14 WIB

Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:48 WIB

Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB