Menilik Layanan Okupasi Terapi Anak Semen Padang Hospital

Penulis -

Senin, 5 Desember 2022 - 17:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar – Semen Padang Hospital (SPH) merupakan salah satu rumah sakit dengan pelayanan terbaik di Kota Padang dan Sumatera Barat.

SPH menyediakan berbagai macam layanan dan fasilitas kesehatan untuk menunjang kebutuhan pasien, salah satunya layanan okupasi terapi.

Okupasi terapi di SPH sudah berdiri lama dan melayani pasien okupasi terapi anak maupun dewasa.

Yuni Cahyana Moultifaz AMd.OT, salah satu terapis di Okupasi Terapi SPH mengatakan, layanan pasien terapi okupasi dilakukan setelah pasien mendapatkan rujukan dari dokter untuk melakukan terapi okupasi.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

“Caranya, orangtua pasien dapat menghubungi terapis OT melalui pesan singkat (WA) pribadi terapis untuk menentukan kapan jadwal terapi akan dilakukan. Sesi Terapi dilakukan sebanyak 2 kali dalam seminggu,” katanya.

Okupasi terapi merupakan terapi latihan pada anak dan dewasa dengan menggunakan aktivitas untuk meningkatkan kemandirian dalam kegiatan sehari-hari sehingga dapat berpartisipasi di masyarakat.

“Meningkatkan keterampilan kognitif, fisik, sensorik, dan motorik mereka dalam meningkatkan rasa percaya diri,” jelasnya.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selain itu, kegiatan ini juga membantu pasien untuk dapat melakukan Activity Daily Living (ADL) dan Instrumental Activity Daily Living (IADL).

“Komponen ADL terdiri dari kemampuan untuk mandi, buang air besar (BAB)/buang air kecil (BAK), berpakaian, menyisir rambut, makan, dan mobilitas fungsional, sedangkan komponen IADL terdiri dari kemampuan untuk melakukan pekerjaan rumah seperti meminum obat sesuai dengan anjuran dokter, membersihkan rumah, berbelanja dll,” jelasnya.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Apakah anak Anda kesulitan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari yang tidak biasa seperti teman-teman seusianya? Dan perkembangan anak anda terlambat tidak sesuai dengan anak seusianya.

Jika ya, mungkin terapi okupasi adalah salah satu cara untuk mengatasi masalah tersebut, untuk jadwal Okupasi terapi Semen Padang hospital di setiap hari Senin s.d Sabtu jam 09.00-16.00 WIB dan Selasa, Rabu, Jumat jam 17.30 – 21.00 WIB.

Percayakan kesehatan dan keluarga anda di Semen Padang Hospital.(rls)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB