Daerah

Menikmati Keindahan Puncak Taruko Di Ngarai Sianok

Koto Gadang, Prokabar — Meski terbilang baru, Puncak Taruko sudah menjadi mengundang perhatian dari kalangan muda-mudi serta touris yang berkesempatan berkunjung ke area Ngarai Sianok tersebut. Pemandangan indah leretan ngarai disertai udara sejuk, memberi ketenangan tersendiri bagi pengunjung.

Rudi Hamansyah (23), pengelola Puncak Taruko tersebut menjelaskan, lokasi tersebut baru dimulai 2018 lalu. Setelah banyaknya wisatawan mancanegara, nasional dan lokal mengunjungi lokasi tersebut, munculah gagasan untuk mengelolanya. Meski masih sangat sederhana, namun Touris yang menginap di sebuah penginapan dekat lokasi, banyak menyempatkan diri ke Puncak Taruko.

Lokasi tersebut masuk wilayah Jorong 1, Nagari Koto Gadang, Kecamatan VI Koto, Kabupaten Agam. Berbatasan dengan Jorong Lambah, Nagari Sianok Anam Suku

Potensi alam nan sangat indah, dan bentangan pemandangan Ngarai Tabiang Takuruang, menjadi magnet wisatawan untuk menikmatinya.

“Kami kemudian mulai dengan pondok santai, kedai kecil dan Taman bunga. Tidak lama banyak yang berkunjung berdatangan, hingga akhirnya viral di media sosial,” terang Rudi.

Pengembangan terus dilakukan hingga akhirnya semakin populer menjadi kokoh menjadi destinasi wisata Puncak Taruko.

Saiti Sutan Mansur (55) ayah Rudi, menambahkan melihat semangat anak dan rekan-rekannya, membuat ia turut semangat mendukung niat baik tersebut. “Kami senang melihat krearif dan inovasi anak-anak kami ini. Meski demikian, pengawasan tetap kami lakukan agar tidak melenceng dari nilai Agama dan Adat Istiadat,” tuturnya.

Melalui pariwisata ini, peningkatan perekonomian masyarakat jelas berdampak. “Perputaran keuangan orang datang berbelanja ke sini, jelas memberi keuntungan pada kami. Namun kami masih harus banyak belajar tentang tata kelola dan pemanduan wisatawan yang lebih baik,” ungkapnya.

Darmawi Sutan Rajo Mudo (64) selaku Mamak Tungganai Kampung Taruko tersebut menambahkan dukungan p
Pemerintah Nagari dan Pemerintah Daerah jelas sangat diharapkan. “Alhamdulillah, pemerintah daerah telah mengaspal dari jalan perkampungan ini sekitar 2 km. Hanya saja masih menyisakan 1 km dengan pendakian,” jelasnya.

Masyarakat setempat sangat berharap jalan yang masih tersisa 1 km tersebut, dapat dilanjutkan sehingga akses jalan semakin memperlancar destinasi wisata baru ini.

Jumlah penduduk di Subarang Tigo Jorong atau Sutijo dari Jorong Taruko ini, sekitar 90 kepala keluarga. “Adanya pergerakan positif dari anak kemenakan ini, maka kami akan menyokongnya. Selagi baik dan sesuai norma-norma yang ada, kami akan tutut serta memajukan kampung halaman kami ini,” pungkasnya. (rud)

Berani Komen Itu Baik
Loading...
To Top