Menikmati Kawa Daun Di Panaroma Puncak Bukit Malalak

Penulis -

Rabu, 9 Januari 2019 - 08:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Malalak, Prokabar – Mentari bersinar indah diantara Gunung Singgalang dan Tandikek. Sementara itu, embun pagi menyejukan, disertai udara segar melegakan paru disetiap nafas. 

Keindahan alam dengan pemandangan hijau, terlihat indah di hamparan luas Panaroma Puncak Bukit Malalak. Lokasi itu disebut juga Pintu Angin Malalak. Salah satu destinasi baru, tempat persinggahan pengguna jalan yang melalui jalur alternatif Malalak.

Di sekitar lokasi terdapat beberapa pondok minuman. Tapi ada satu pondok yang paling menarik untuk disinggahi. Pondok Kawa Daun Sutan Marajo. Satu-satunya kedai yang menyediakan Kawa Daun yang sudah terkenal dari daerah Darek tersebut.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Pemilik kedai bernama Romi (31). Ia tinggal di Jorong Limo Badak, Nagari Malalak Timur, Kecamatan Malalak. Ia bersama Bapak dan Saudaranya sengaja mendirikan pondok itu, sebagai ladang usaha perekonomian mereka. Berharap dapat meningkatkan kesejahteraan hidup keluarga kecil tersebut.

Romi menjelaskan usaha tersebut sudah dimulai dua tahun lalu. Awalnya Ia hanya menjual minuman kedai kebanyakan. Namun setelah mendapat saran dari kakak iparnya Sutan Marajo, Kawa Daun menjadi menu utama dan paling menarik kunjungan.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

“Dua tahun belakang usaha ini kami mulai. Setelah mendapat ide dari suami kakak, kami mulai menjual Kawa Daun. Daun Kopi pilihan ini berasal dan rutin dibawa kakak ipar dari Batusangkar. Dan Alhamdulillah, pelanggan kami sudah mulai banyak,” ungkapnya.

Di Malalak ini dingin, Jadi cocoklah kita jual Kawa Daun. Selain hangat dan enak, juga bagus untuk kesehatan lanjutnya. 

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

“Di hari biasa pelanggan khusus memesan Kawa Daun mencapai 25 orang. Sedangkan di hari libur, mencapai 50 hingga ratusan orang,” katanya.

Untuk satu sajian minuman, Ia menjual Kawa Daun seharga Rp4 ribu. Bila dicampur susu kental, seharga Rp5 ribu rupiah. “Alhamdulillah, kalau saat libur itu pengunjung cukup ramai,” pungkasnya. (rud)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB