Tanah Datar, Prokabar – Seminar Adaik Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS, SBK) akan digelar di Kabupaten Tanah Datar.
Seminar tersebut rencananya akan dihelat pada tanggal 15-16 Desember 2018, bertempat di Puncak Pato, Kecamatan Lintau Buo Utara, Kabupaten Tanah Datar. Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno direncanakan juga hadir dirangkaian acara tersebut.
Bupati Tanah Datar, Irdinansyah Tarmizi mengatakan, seminar tersebut bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada generasi muda khususnya masyarakat Tanah Datar agar kembali mengingat cikal bakal berdirinya marwah Minangkabau lewat sumpah sati bukik marapalam melibatkan Cadiak Pandai, Alim Ulama dan Niniak Mamak dikenal “tigo tungku sajarangan” yang melahirkan falsafah ABS SBK.
“Seminar dilaksanakan agar generasi muda dan masyarakat Tanah Datar dapat kembali mengingat cikal bakal berdirinya marwah Minangkabau lewat sumpah sati bukik marapalam,” ucap Bupati.

Sekilas tentang Sumpah Sati Bukik Marapalam yang terjadi lewat perang Paderi antara kaum ulama dan kaum adat. Pada saat itu kaum ulama mengangap kebisasaan masyarakat Minangkabau dahulu bertentangan dengan ajaran Islam, hingga terjadi perang Paderi pada tahun 1803, singkat cerita perang Paderi berakhir pada tahun 1837 dengan Perjanjian Bukik Marapalam.
Seirama dengan apa yang disampaikan Bupati, di tempat yang berbeda Kabag Kesra Afrizon menyampaikan seminar bertujuan untuk menguatkan kembali Sumpah Sati Marapalam yang telah disampaikan nenek moyang dahulunya.
“Semangat bersatu untuk mengerakan falsafah ABS SBK kembali akan digelorakan lewat seminar ini dengan rangkaian acara, seminar di Hotel Emersia, mengukuhkan kembali Sumpah Sati Bukik Marapalam berlokasi di Puncak Pato, launching buku biography ulama Sumatera Barat di Indo Jolito dan terakhir menyampaikan hasil seminar bertempat di Istano Pagaruyung,” ujarnya.(eym)
















