Mengenal Sulaman Khas Nagari Panampuang, Agam

Penulis -

Selasa, 10 September 2019 - 09:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Agam, Prokabar — Sulaman khas dari Nagari Panampuang, Kecamatan Ampek Angkek Kabupaten Agam, Sumatra Barat saat ini menjadi pembicaraan di kalangan pelaku usaha sulaman.

Bagaimana tidak, sulaman ini menarik perhatian dari para petinggi Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) RI setelah ikut dipromosikan oleh Bupati Agam H. Indra Catri pada Rakor Regional PIID-PEL beberapa hari lalu.

Ada yang unik dari produk sulaman khas Agam ini. Jika normalnya jarum jahit yang digunakan adalah jarum yang tajam, maka tidak demikian dengan sulaman yang satu ini. Untuk membuat sulaman ini, jarum jahit yang digunakan adalah jarum yang sudah dipatahkan atau ditumpulkan pada bagian ujungnya.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Saat ini banyak masyarakat mengerjakan sulaman yang dikenal dengan nama Sulaman Pinjaik Patah ini di rumah-rumah mereka di Nagari Panampuang. Sulaman Pinjaik Patah ini bahkan terpilih menjadi salah satu produk penerima bantuan PIID-PEL Kementerian Desa, PDTT.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Tidak kurang Rp600 juta dana sudah dikucurkan dari program ini. Dukungan anggaran tersebut terbukti mampu memberikan dampak yang sangat besar pada penyulam dan produk sulamannya. Saat ini Nagari Panampuang juga tengah membangun galeri sebagai pusat pajangan dan penjualan sulaman pinjaik patah ini.

Dilansir Prokabar dari MC Agam, Ketua Tim Pelaksana Kegiatan Kemitraan TPKK PIID-PEL Alwasman Musnir menyampaikan, perkembangan sulaman pinjaik patah saat ini sangat menggembirakan.

“Sulaman khas Nagari Panampuang ini sebelumnya sudah mencapai pangsa pasar Malaysia. Ke depan kita akan meningkatkan kualitas produk dan pemasaran lebih signifikan lagi,” katanya.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Bahkan saat ini lanjut dia, atas undangan Kementerian Desa, PDTT RI, beberapa orang anggota tim sudah berangkat membawa produk unggulan menuju Kabupaten Nias untuk ikut ambil bagian pada acara Sail Nias 2019.

“Semoga promosi produk sulaman pinjaik patah di acara tersebut akan membawa sulaman pinjaik patah lebih dikenal lagi,” harap Alwasman. (rel/hdp)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB