Mengenal Bandara Maratua dan APT Pranoto di Kaltim

Penulis -

Kamis, 25 Oktober 2018 - 13:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Samarinda, Prokabar — Presiden RI Joko Widodo Kamis (25/10) meresmikan dua bandara baru di Kalimantan Timur yaitu Bandara Maratua dan Bandara Aji Pangeran Tumenggung (APT) Pranoto.

Bandara Maratua terletak di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, yang sebenarnya telah beroperasi sejak akhir 2017, dan telah didarati oleh pesawat kelas ATR 72, seperti Garuda Indonesia dan Susi Air, yang melayani rute Balikpapan-Maratua, Tarakan-Maratua dan Berau-Maratua.

Baca Juga :  Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Secara khusus, hadirnya Bandara Maratua ini akan memudahkan wisatawan yang ingin mengunjungi destinasi wisata Derawan, dan Kakaban yang terkenal dengan keindahan pemandangan alamnya, terutama wisata baharinya yang begitu memesona.

Selain Bandara Maratua, ada pula Bandara Aji Pangeran Tumenggung (APT) Pranoto yang berlokasi di Kelurahan Sungai Siring Kecamatan Samarinda Utara, Kota Samarinda, Kalimantan Timur. Bandara ini direncanakan akan melayani pesawat udara untuk angkutan udara niaga dan niaga, berjadwal dan tak berjadwal dengan rute penerbangan dalam negeri dan luar negeri.

Baca Juga :  Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Berbeda dengan Bandara Maratua, bandara ini melayani  pesawat sekelas Boeing 737-900 ER, dan mampu menampung pesawat yang berkapasitas 1,5 juta penumpang per tahun (80 persen penumpang dari Bandara Balikpapan). Bandara yang baru saja selesai dibangun ini sama sekali belum beroperasi, dan untuk tahap awal pengoperasiannya akan melayani pesawat ATR 72/500 dan sejenisnya.

Baca Juga :  ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Hadirnya Bandar udara Maratua dan APT Pranoto merupakan langkah nyata Pemerintah dalam mewujudkan pemerataan pembangunan konektivitas nasional untuk menjangkau pulau terluar di Indonesia. (*/hdp)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman
Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo
ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia
Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI
Mengapa Manusia Membutuhkan Oksigen di Udara?
Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok
Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut
Jelang Muktamar Muhammadiyah, 10 PWM Sepakati Risalah Bukitinggi

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:33 WIB

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:39 WIB

ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Rabu, 30 September 2026 - 17:37 WIB

Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI

Jumat, 25 September 2026 - 11:22 WIB

Mengapa Manusia Membutuhkan Oksigen di Udara?

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB