Mendikbud Minta Tenaga Honorer KII Kembali Mengajar

Penulis -

Sabtu, 22 September 2018 - 07:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Prokabar — Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhajir Effendy mengimbau para guru tenaga honorer kategori II (KII) guru untuk kembali ke sekolah masing-masing, membina, mengasuh,mengantar anak-anak didiknya kembali.

“Jadi saya mohon agar tidak ada lagi keinginan-keinginan di luar tugas profesionalnya sebagai guru untuk menyampaikan aspirasi ini  karena insyaallah sudah diperhatikan oleh pemerintah dan sudah dicari jalan keluarnya,” kata Mendikbud di Gedung Bina Graha, Jakarta, Jumat (21/9) sore.

Pernyataa Muhajir tersebut disampaikan setelah Presiden dalam rapat internal Jumat (21/9) siang memberikan solusi dalam mengatasi masalah tenaga honorer KII, khususnya terkait profesi guru honorer.

Baca Juga :  ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Sebagaimana diberitakan sebelumnya Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Syafruddi menyampaikan, pemerintah memberikan solusi terkait masalah tenaga honorer KII ini. Selain diberikan kesempatan mengikuti seleksi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), tenaga honorer KII juga diberikan kesempatan menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) dengan jangka waktu sampai usia pensiun.

Selain itu, Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana mengatakan, karena untuk menjadi P3K ada proses seleksi, maka pemerintah juga menyiapkan kesejahteraan bagi tenaga honorer yang tidak berhasil lolos selek P3K, yaitu diberikan honorarium sesuai Upah Minimum Regional (UMR).

Baca Juga :  Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Mendikbud bersyukur karena pemerintah memberikan solusi terbaik bagi para tenaga honorer KII.

“Alhamdulillah pada sore hari ini sudah ada solusi untuk mengatasi masalah yang cukup laten dalam kaitannya dengan posisi guru, khususnya guru-guru honorer. Mudah-mudahan ini adalah solusi yang terbaik yang akan bisa kita laksanakan,” ucap Mendikbud.

Baca Juga :  ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Mendikbud mengapresiasi apa yang telah diputuskan oleh Presiden dengan memberikan kuota yang sangat besar tahun ini untuk guru.

“Ini saya kira adalah menunjukan tingkat kepedulian yang cukup tinggi. Pemerintah ini sebetulnya memperhatikan nasib dan masa depan guru di Indonesia karena 112.000 guru yang  akan direkrut melalui jalur rekrutmen PNS dan kemudian masih akan disusul dengan melalui jalur PPPK/P3K, saya kira adalah suatu langkah yang cukup serius, bahkan sangat serius pemerintah dalam memperhatikan keberadaan guru kita,” pungkas Mendikbud . (*/hdp)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo
ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia
Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI
Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok
Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut
Jelang Muktamar Muhammadiyah, 10 PWM Sepakati Risalah Bukitinggi
Rahmat Saleh Dorong Keterbukaan Tata Niaga Impor Gula
ADPI Sukses Launching IADP melalui Technical Guidance Book Chapter Writing – Springer.

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:39 WIB

ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Rabu, 30 September 2026 - 17:37 WIB

Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI

Rabu, 23 September 2026 - 10:46 WIB

Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok

Selasa, 22 September 2026 - 12:04 WIB

Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB